Mario Teguh Ngotot Soal Mr X, Begini Kata Pengacara Kiswinar

Jum'at, 23 September 2016 | 21:05 WIB
Mario Teguh Ngotot Soal Mr X, Begini Kata Pengacara Kiswinar
Mario Teguh dan Aryani. tabloidbintang.com

TEMPO.CO, Jakarta - Mario Teguh sempat menyatakan di balik nama Ario Kiswinar, ada inisial Mr X yang disebutnya sebagai ayah kandung dari pria 30 tahun itu.

Kuasa hukum Kiswinar dan Aryani, ibu Kiswinar, pun angkat bicara. Menurut pengakuan keduanya, tak ada nama Mr X sebagaimana tudingan Mario Teguh tersebut.

"Ario itu nama dari Aryani dan Maryono atau Mario Teguh. Kiswinar itu nama tiga orang yang dibapakkan oleh Mario Teguh," ujar Ferry H. Amahorseya, kuasa hukum Aryani dan Kiswinar.

Baca: Mario Teguh Ulur Tes DNA, Ini Alasan Kiswinar Libatkan Polisi

Ferry menegaskan pihaknya memiliki bukti kuat untuk menunjukkan bahwa Kiswinar merupakan anak kandung Mario Teguh.

Selain ditunjukkan dengan bukti formil seperti surat nikah Aryani-Mario Teguh, berkas putusan perceraian, dan akta kelahiran, Kiswinar juga siap melakukan tes DNA. Ferry menambahkan, Mario Teguh telah melanggar hukum lantaran tak mengakui Kiswinar sebagai anak.

Simak: Kiswinar Berhak atas Warisan MarioTeguh, Inilah Dasarnya!

Bahkan Mario Teguh dianggapnya telah menginjak-injak harkat dan martabat Kiswinar dan ibunya, Aryani. "Satu hal yang harus diketahui oleh orang intelektual siapa pun juga, menyangkal keabsahan anak di televisi itu perbuatan tidak terpuji yang menginjak-nginjak kehormatan ibu Aryani," tuturnya.

Masalah ini bermula dari pengakuan Mario Teguh di akun Instagram miliknya yang menyebut hanya memiliki dua anak. Tak terima dirinya tidak diakui, Kiswinar akhirnya buka-bukaan dalam acara Hitam Putih di Trans 7.

TABLOIDBINTANG.COM



Baca juga:
Anies Bisa Kalahkan Ahok? Inilah 5 Hal Mengejutkan di Pilkada DKI

Kapolri Ungkap 2 Teman Wanita Krishna Murti, Video Papa…


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan