Kenapa Indro Warkop Tak Menjenguk Tora Sudiro Saat di RSKO?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abimana Aryasatya (kiri), Vino G Bastian, Tora Sudiro, bersama  Indro Warkop saat penyambutan kembalinya Tora Sudiro di kantor Falcon Pictures, Jakarta, 15 Agustus 2017. Penyambutan tersebut atas disetujuinya penangguhan tahanan Tora dalam kasus penyalahgunaan obat psikotropika, dumolid. TEMPO/Nurdiansah

    Abimana Aryasatya (kiri), Vino G Bastian, Tora Sudiro, bersama Indro Warkop saat penyambutan kembalinya Tora Sudiro di kantor Falcon Pictures, Jakarta, 15 Agustus 2017. Penyambutan tersebut atas disetujuinya penangguhan tahanan Tora dalam kasus penyalahgunaan obat psikotropika, dumolid. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama sepekan menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur, Tora Sudiro kerap kali mendapat kunjungan dari para sahabatnya. Namun, Indro Warkop mengaku tak pernah ikut menjenguk suami aktris Mieke Amalia tersebut. 

    Baca: Indro Warkop ke Tora Sudiro, Ada Bogem Sampai Cipokan

    "Saya tahu banget Tora. Sebelum kenal Abi (Abimana) dan Vino, saya udah kenal Tora. Saya satu-satunya yang enggak nengok," kata dia di kantor Falcon Pictures, Duren 3, Jakarta Selatan, Selasa, 15/8.

    Indro sengaja tak menengok Tora karena suatu alasan."Saya cengeng, saya enggak mau kasih beban ke dia," aku Indro. 

    Pria kelahiran Purbalingga, 5 Mei 1958 ini mengaku hanya akan menunggu kapan pun Tora keluar dari RSKO. 

     

    Indro mengaku tahu betul bagaimana karakter Tora. "Kita semua meyakini kalau Tora akan sedih kalau kita enggak mempertahankan kekompakan kita. Jadi kuat dan berusaha keras itu bagian dari bentuk rasa syukur atas nikmat Tuhan,"  ungkap Indro. 

    Selama Tora dirawat, Indro Warkop mengaku sempat merasa sangat rindu kepada Tora yang sudah ia anggap sebagai keluarganya tersebut. "Kangennya itu disampaikan dengan kadang kita bercanda kayak Tora juga," kata dia. 

    DINI TEJA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.