Ridho Rhoma Akui Single Mengapa Obat Rindu Sang Papa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rhoma Irama (kanan) bersama putranya, Ridho Rhoma. ANTARA/Zarqoni Maksum

    Rhoma Irama (kanan) bersama putranya, Ridho Rhoma. ANTARA/Zarqoni Maksum

    TEMPO.CO, Jakarta -Dalam dunia musik Indonesia, nama Ridho Rhoma kembali aktif. Ya, kini Ridho mulai giat melakukan kunjungan ke beberapa media untuk rilis singlenya berjudul Mengapa. Boleh dikatakan single ini adalah proyek recycle atau daur ulang dari lagu yang dipopulerkan ayah tercinta, Rhoma Irama. Di Java Jazz, Iwan Fals Berkolaborasi dengan Kirk Whalum

    Ridho menceritakan pemilihan lagu ini bukan tanpa sebab atau begitu saja. "Prosesnya panjang, ada diskusi dengan papa. Apalagi ada penggemar papa yang sudah terbiasa dengan lagu ini, aku mesti bikin sesuatu yang berbeda. Makanya aku melakukan pengubahan ulang tanpa meminggirkan suguhan yang sudah ada terlanjur tertancap di hati para penggemar papa. Aku melakukan eksplorasi lebih kaya dan kekinian," cerita Ridho panjang lebar dalam kunjungan ke kantor TEMPO di kawasan Palmerah Barat pada Selasa, 7 Maret 2017.

    Pelantun lagu Lets Fun Together, Moving On dan Bulan Terbelah di langit Amerika ini menuturkan ada perbedaan warna musiknya dengan sang papa. "Karena ini lagu recycle, jadi lebih kuat rasa dangdutnya ketimbang lagu sendiri. Dan ini butuh proses kerja maksimal, enggak main-main."Main di Film Pamanca, Bayaran Jackie Chan Bisa Lebih Miring

    Selain alasan lagu Mengapa dipilih sebagai obat rindu terhadap lagu-lagu orsinal karya sang ayah, "Aku melihat lagu ini materinya bagus. Aku juga tertantang mengubah lagu ini dengan format baru," kata Ridho yang bercita-cita ingin bikin proyek nostalgia yang berisi kumpulan lagu-lagu sang papa.

    "Yang aku suka sambutan dengan single ini bagus dan positif. Sesungguhnya jadi motivator untuk mempersembahakan karya yang lebih baik lagi dan bisa diterima oleh masyarakat," kata dia.

    HADRIANI P.

    Dena Rachman Pihak Ketiga dalam Kemelut Aming-Evelyn? Percaya?


    Unsil Habib, Si Penerjemah antara Raja Salman dan Jokowi



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.