Unsil Habib, Si Penerjemah antara Raja Salman dan Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: Raja Salman, Unsil Habib (penerjemah) dan Presiden Joko Widodo. Biro Pers

    Dari kiri: Raja Salman, Unsil Habib (penerjemah) dan Presiden Joko Widodo. Biro Pers

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan rombongan ke Indonesia pada 1-3 Maret 2017 sukses dan lancar. Kelancaran acara tersebut tentu tak lepas dari peran para penerjemah yang menjembatani komunikasi antara pejabat-pejabat Indonesia yang tak maampu berbahasa Arab dengan para pejabat Kerajaan Arab Saudi. Salah satu penerjemah yang layak disebut adalah Unsil Habib.

    Unsil Habib, laki-laki kelahiran Tangerang 57 tahun yang lalu ini, selama kunjungan Raja Salman ke Indonesia , berperan sebagai penerjemah dalam acara-acara penting, antara lain dialog antara tokoh-tokoh Islam Indonesia dengan Raja Salman, acara “Afternoon Tea” antara Raja Salman dan Presiden Joko Widodo, pertemuan Raja Salman dengan tokoh lintas agama Indonesia dan lain-lain.

    Baca juga: Raja Salman Mencintai Orang Indonesia, Ini Cerita Penerjemah

    Unsil Habib memang layak menjadi penerjemah para kepala negara. Maklum, pengalaman dan waktu pembelajarannya panjang. Lulus dari Pondok Modern Gontor Ponorogo pada 1980 – angkatan ini disebut Sosyc (students of sixth year class), Unsil Habib melanjutkan studi di Universitas Islam Madinah. Ilmu bahasa Arab yang paling berpengaruh dalam hidupnya ia dapat dari Universitas Islam Madinah dan Pondok Modern Gontor. “Tapi Gontor tiada duanya,” kata bapak 4 anak dan kakek 1 cucu ini kepada Tempo, Senin, 6 Maret 2017.  

    Riwayat pekerjaan Unsil Habib juga selalu tak jauh dari penggunaan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. Usil Habib merintis pekerjaan sebagai karyawan Musi Holiday Travel Service pada 1986-1987, lalu menjadi karyawan Al-Rajhi Banking, Saudi Arabia pada 1987-1989, sebelum kemudian menjadi staf lokal Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh dari tahun 1990 sampai sekarang.

    Selama bekerja di KBRI Riyadh, Unsil Habib pernah bekerja sebagai staf bidang tenaga kerja (1990-1993). sekretaris pribadi Duta Besar RI  (1993-1996), staf bidang penerangan, sosial, budaya (1996-1997), sekretaris Wakil Kepala Perwakilan RI (1997-2000), dan staf bidang politik (2000-sekarang).

    Banyak pejabat RI yang pernah didampingi Unsil Habib dalam komunikasinya dengan pejabat-pejabat Kerajaan Arab Saudi. Mereka antara lain Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu, Menteri Tenaga Kerja RI Hanif Dhakiri dan lain-lain. *

    Kelik M. Nugroho


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.