Jika Marshanda Mau Menemuinya, Egi John Akan Sujud, dan...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marshanda dan Egi Jhon by TABLOIDBINTANG.COM

    Marshanda dan Egi Jhon by TABLOIDBINTANG.COM

    TEMPO.CO, Jakarta - Egi John sudah memandang negatif mantan kekasihnya, Marshanda karena membohongi cintanya. Egi John menduga, selama ini Marshanda tidak pernah mencintainya dengan tulus.

    Buktinya, Egi meminta Marshanda untuk meluruskan soal adanya permintaan uang untuk membayar listrik dan biaya perawatan apartemen yang diungkap Egi di dalam akun Instagram-nya.

    "Kalau memang dia peduli. Dia klarifikasilah gue enggak numpang hidup sama dia," ujar Egi John setelah mengisi acara Rumpi No Secret di Trans TV, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis, 15 September 2016.

    Egi menguji Marshanda untuk mengungkap bahwa selama pacaran, Egi tidak hanya menumpang. "Tapi ternyata dia enggak peduli, dia enggak klarifikasi. Gua juga publik figur, gua enggak mau nama baik gua rusak. Saya laki-laki dan punya harga diri."

    Kekesalan Egi terhadap Marshanda memancing emosi dan membuat Egi mengungkap kejelekan mantan kekasihnya itu.

    Baca juga: Ini Tuduhan Egi John ke Marshanda: Tukang Tipu & Selingkuh

    Egi juga tidak yakin apakah ibu satu anak itu mau bertemu dan meminta maaf karena dugaan selingkuh dengan pria lain. "Sujud syukur gua, kalau dia minta maaf dan hubungin gua," kata Egi John.

    Egi John menumpahkan kemarahannya kepada Marshanda lewat akun Instagram-nya, @mregijohn. Berbagai tudingan miring dilancarkan Egi kepada Marshanda, mulai dari tukang selingkuh, penipu, matrealistis, bahkan menyinggung masalah penyakit kelamin.

    Egi John juga mengunggah capture percakapan saat Mashanda meminta pembayaran uang listrik apartemen. Namun, posting-an negatif tersebut kini sudah tidak ada lagi di Instagram Egi. Khususnya yang secara langsung menyebut akun Instagram Marshanda.

    Belum diketahui alasan Egi John akhirnya menghapus sejumlah posting-an tersebut.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.