Pernikahan Aming Diragukan, Ini Kata Wulan Guritno  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang diunggah di akun Instagram pribadi milik Tora Sudiro menunjukkan rekannya, Aming dan istrinya, Evelyn Nada Anjani (Kevin) tengah memamerkan buku nikah usai menggelar pernikahannya. instagram.com

    Foto yang diunggah di akun Instagram pribadi milik Tora Sudiro menunjukkan rekannya, Aming dan istrinya, Evelyn Nada Anjani (Kevin) tengah memamerkan buku nikah usai menggelar pernikahannya. instagram.com

    TEMPO.COJakarta - Pernikahan komedian Aming Supriatna Sugandhi dengan Evelyn Nada Anjani mengundang kontroversi. Ada anggapan bahwa pernikahan yang digelar Sabtu, 4 Juni 2016, di Bandung, Jawa Barat, itu merupakan pernikahan sesama jenis.

    Ramainya isu tersebut membuat Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Malik Haramain meminta agar pernikahan Aming dan Evelyn Nada Anjani diselidiki. Jika ditemukan bukti pernikahan sejenis, menurut Abdul Malik Haramain, Aming dan Evelyn telah melanggar dua peraturan.

    "Secara hukum agama tak sah. Kedua hukum positif nasional tak mengakui pernikahan sejenis. Kalau benar, yang nikah dan menikahkan melanggar aturan agama dan juga aturan undang-undang," kata Malik Haramain beberapa waktu lalu. 

    Lantas apa komentar Wulan Guritno, sahabat yang menjadi saksi pernikahan Aming dan Evelyn? "Enggak apa-apa diselidiki, kalau sesuai dan apa adanya," ujar Wulan Guritno dalam acara Genflix di Galeri Indonesia Kaya, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 6 Juni 2016.

    Namun, menurut Wulan Guritno, jika sampai ada penyelidikan berarti anggota DPR mempertanyakan Kantor Urusan Agama (KUA) yang menikahkan Aming dan Evelyn. "Kalau begitu, DPR ragukan KUA? Ngeri ya antar-instansi enggak percaya gitu," tutur Wulan Guritno.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.