Saipul Jamil: Waktu Makan Ngumpul, Kala Dibui Saya Ditinggal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedangdut Saipul Jamil mengikuti sidang kasus dugaan pencabulan anak di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, 23 Mei 2016. Persidangan Saipul masih berkutat pada dugaan pemalsuan umur DS yang mengaku sebagai korban Saipul. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    Pedangdut Saipul Jamil mengikuti sidang kasus dugaan pencabulan anak di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, 23 Mei 2016. Persidangan Saipul masih berkutat pada dugaan pemalsuan umur DS yang mengaku sebagai korban Saipul. TEMPO/M Iqbal Ichsan

    TEMPO.COJakarta - Tidak tanggung-tanggung, Saipul Jamil menyiapkan 13 saksi yang meringankannya dalam kasus dugaan pencabulan remaja berinisial DS.

    Para saksi itu antara lain pembantu, saudara, sahabat, artis, tokoh agama, dan saksi ahli. Satu per satu saksi tampil dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Senin, 23 Mei 2016. 

    Di sela-sela sidang, Saipul curhat tentang kehidupannya selama tiga bulan di penjara. Pria yang lahir di Serang pada 1980 ini merasa ditinggalkan sebagian sahabat dan orang-orang di sekitarnya.

    BACA JUGA
    Geger Daging Manusia Dijadikan Kornet, Ini Penampakannya
    Wah, Pemerintah Larang Nikahi Brondong, Begini Alasannya

    "Giliran diajak ke meja makan pada mau ngumpul. Giliran saya dipenjara, begini (ditinggal)," katanya.

    Meski ditinggalkan orang-orang dekatnya, Saipul mengaku tidak terlalu terpuruk. "Tapi untungnya saya enggak terlalu suka dengan keramaian. Saya senang menyendiri. Enggak terlalu down banget, sih," ujar mantan suami Dewi Persik itu.

    Saipul minta didoakan agar identitas asli DS, yang jadi korban dalam perkaranya, bisa terungkap. Dia menuduh DS melakukan pemalsuan terhadap data otentik, antara lain KTP, umur, dan sejenisnya. "Dia ini memalsukan tahun kelahiran. Kayak mana ada kelas I SD itu umur 5 tahun," tuturnya. 

    BACA JUGA
    Duh, Adegan Suami-Isteri Disiarkan Live, Penonton Bisa Coba
    Dea Mirella: Aku Hancur, Menangis Tiap Dengar Suara Bayi

     Namun dugaan pemalsuan identitas yang dialamatkan kepada DS sudah ditepis Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Asrarun Ni'am. Menurut dia, saat kejadian, DS termasuk dalam kategori anak di bawah umur.  

    TABLOIDBINTANG.COM

    Baca juga:
    Heboh Kontribusi Reklamasi: Tiga Skenario Nasib Ahok
    Geger Daging Manusia Dijadikan Kornet, Ini Penampakannya

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.