Virzha Indonesia Idol Ternyata Juga Pandai Menulis Lagu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Finalis Indonesian Idol, Di Muhammad Devirzha saat tampil di atas panggung babak spektakuler show di Studio RCTI, Jakarta (11/4).  Virzha membawakan dua lagu Aku Lelaki dari Anang dan Everybodys Changing dari Keane. TEMPO/Nurdiansah

    Finalis Indonesian Idol, Di Muhammad Devirzha saat tampil di atas panggung babak spektakuler show di Studio RCTI, Jakarta (11/4). Virzha membawakan dua lagu Aku Lelaki dari Anang dan Everybodys Changing dari Keane. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO , Jakarta: Ada banyak penyanyi bersuara merdu, namum kemampuan menulis lagunya jeblok. Penyanyi Di Muhammad Devirzha, atau akrab dipanggil Virzha, tidak ingin seperti mereka.

    Meski tenar lewat ajang kompetisi tarik suara Indonsia Idol, Virzha membuktikan dirinya tidak hanya piawai dalam tarik suara tapi juga mampu mencipta lagu. Kebiasaan menulis lagu telah dia lakukan sejak tamat SMA.

    Menurut Virzha, menulis lagu adalah proses mengolah emosi menjadi kata-kata, sebuah jalan keluar untuk mencurahkan perasaan. "Lewat lirik, Virzha ingin dikenal sebagai diri Virzha apa adanya," ujar Virzha saat ditemui di bilangan Jalan Pal Merah, pada Rabu, 17 Juni 2015.

    Pada 27 Februari 2015, Virzha baru saja merilis album solo perdana berjudul Satu. Dari 11 lagu yang disajikan, enam lagunya adalah hasil karya Virzha sendiri, di antaranya lagu Jangan Simpan Rindumu dan Hadirmu.

    Vokalis Mahadewa ini mengungkapkan bahwa lagu yang ditulisnya lebih banyak menceritakan kehidupan pribadinya. Di lagu Hadirmu, misalnya, Virzha bercerita tentang betapa dia mudah memuja wanita.

    "Virzha mudah menyimpan rindu dan hasrat yang berlebihan kepada seseorang. Kalau lagi memuja seseorang, Virzha selalu mikirin dia sampai kebawa tidur," ungkap penyanyi kelahiran Banda Aceh, 12 Mei 1990 ini.

    Meski lagunya tentang cinta, Virzha mengaku tidak ingin menulis dengan tema yang biasa. Dengan balutan musik rock, Virzha ingin menulis lagu cinta yang lebih dewasa dan bisa dinikmati semua kalangan.

    "Cinta yang lebih memiliki soul. Cinta yang universal. Bisa cinta kepada ibu, ayah, dan orang-orang yang kita sayangi," ujar penggemar berat The Beatles ini.

    LUHUR PAMBUDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.