Kamar Dagang dan Industri Indonesia Adakan Konser Kebangsaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin), Suryo Bambang Sulisto memberi sambutan pada acara Asian African Business Summit 2015 di JCC, Jakarta, 21 April 2015. TEMPO/Subekti

    Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin), Suryo Bambang Sulisto memberi sambutan pada acara Asian African Business Summit 2015 di JCC, Jakarta, 21 April 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.COJakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia akan menyelenggarakan konser musik untuk meningkatkan semangat kebangsaan dan nasionalisme.

    Hariyadi Sukamdani selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Lemhannas (Ikalnas) Kadin mengatakan bahwa dunia pengusaha memiliki keprihatinan atas semangat nasionalisme yang mengendur. Padahal nasionalisme bisa membuat sebuah negara menjadi maju, termasuk pada bidang ekonomi.

    "Seperti Cina, mereka bisa buktikan, dengan nasionalisme, mereka bisa jadi raksasa dunia di bidang industri. Selain itu, India yang ingin menyaingi Cina juga mengejutkan," ujarnya dalam konferensi pers Konser Kebangsaan "Indonesia Bangkit", Jumat, 12 Juni 2015.

    Dia menjelaskan dunia pengusaha Tanah Air tengah dirundung keprihatinan akan hilangnya rasa nasionalisme selepas Reformasi. Selain itu, berubahnya tatanan dunia dengan adanya teknologi membuat batas antarnegara semakin tipis. Hal ini, menurut Hariyadi, membuat warga Indonesia harus mencari definisi baru dari nasionalisme.

    Dalam mereposisi paham kebangsaan, Ikalnas selaku penyelenggara memilih medium konser musik dan aksi teatrikal yang mudah dinikmati setiap lapisan masyarakat. Arif Hidayat, ketua panitia acara tersebut, menyampaikan bahwa konser ini akan menggabungkan kondisi 70 tahun Indonesia merdeka dengan relevansi dunia usaha.

    Dalam kesempatan yang sama, Garin Nugroho—yang bertanggung jawab atas acara—membocorkan sedikit tentang konsep konser yang akan digelar September nanti di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Senayan.

    “Kisahnya nanti akan terbagi dalam beberapa periode. Dari sejarah raja-raja di Indonesia yang kuat dalam agraria, kemudian kolonialisme di mana industri asing masuk pada bidang perdagangan karena rempah-rempah, lalu periode kemerdekaan saat negara kita defisit ekonomi tapi terus beradaptasi, hingga Reformasi dan kini era ekonomi baru,” katanya.

    Dia mengatakan pengisi acara juga ditampilkan dari generasi yang berbeda, menyesuaikan periode yang ditampilkan. Seperti penyanyi keroncong tersohor Endah Laras, juga ada Be3, serta penyanyi muda Raisa.

    BISNIS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Olahraga Pada Puasa Ramadan Saat Pandemi, Dapat Mencegah Infeksi Covid-19

    Olahraga saat puasa dapat memberikan sejumlah manfaat. Latihan fisik dapat mencegah infeksi Covid-19 saat wabah masih berkecamuk di Ramadan 1442 H.