Kasus Tabrak Lari, Salman Khan Didakwa Masuk Bui  

Reporter

Salman Khan. AP/Pankaj Nangia

BISNIS.COMJakarta - Pengadilan di India menghukum bintang Bollywood, Salman Khan, untuk dakwaan pembunuhan setelah dinyatakan bersalah atas kematian seorang pria tunawisma dalam kasus tabrak lari, Rabu, 6 Mei 2015.

Salman Khan kemungkinan besar menghadapi hukuman penjara maksimal 10 tahun, suatu vonis yang bisa menggagalkan beberapa proyek film besarnya.

Khan dinyatakan bersalah karena telah menabrak lima tunawisma yang sedang tidur di sebuah trotoar di Mumbai.

Hakim D.W. Deshpande dari pengadilan Mumbai yang memimpin persidangan mendakwa Khan bersalah karena telah mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan kehilangan kendali mobilnya dalam kasus kecelakaan yang terjadi pada 2002. Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dan empat orang terluka.

Aktor India berusia 49 tahun itu sempat membantah bahwa dia berada di balik kemudi, meskipun beberapa saksi bersaksi melawan dia.

Khan, yang telah membintangi beberapa film terlaris Bollywood dalam beberapa tahun terakhir, harus menghadapi hukuman penjara hingga 10 tahun. Namun dia dapat mengajukan banding di pengadilan tinggi.

BISNIS.COM







Mutilasi di Bekasi: Jejak Darah dan Uang Angela Hindriati di Tangan Ecky Listiantho

5 jam lalu

Mutilasi di Bekasi: Jejak Darah dan Uang Angela Hindriati di Tangan Ecky Listiantho

"Selamat ulang tahun" pesan terakhir Angela Hindriati kepada kakaknya sebelum dia hilang dan ditemukan menjadi korban mutilasi di Bekasi


Polisi: Rekonstruksi Kasus Wowon Serial Killer Tunggu Semua Fakta Terungkap

22 jam lalu

Polisi: Rekonstruksi Kasus Wowon Serial Killer Tunggu Semua Fakta Terungkap

Polisi masih mencari dua TKW yang diduga menjadi korban dalam kasus penipuan dan pembunuhan Wowon serial killer


Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

1 hari lalu

Video Penganiayaan Tyre Nichols oleh Polisi Memphis Dirilis

Polisi dikecam karena menggunakan kekuatan berlebihan dalam menghadapi orang-orang kulit hitam.


Beberapa Fakta Mengenai Pembunuhan, Salah Satunya Pembunuh Tak Harus Psikopat

1 hari lalu

Beberapa Fakta Mengenai Pembunuhan, Salah Satunya Pembunuh Tak Harus Psikopat

Peneliti dari Amerika, Lawrence R. Samuel, melihat kembali kasus-kasus pembunuhan yang terjadi untuk menemukan alasan kenapa manusia membunuh.


Wowon Serial Killer Bisa Ubah Rasa Kopi Saset Jadi Asin, Pernah Uji Coba ke Tetangga

1 hari lalu

Wowon Serial Killer Bisa Ubah Rasa Kopi Saset Jadi Asin, Pernah Uji Coba ke Tetangga

Tetangga Wowon Serial Killer itu sempat menyesap kopi saset itu dan benar rasanya asin. Oleh anak tiri Wowon diminta memuntahkan segera. Kenapa?


Lima Mantan Polisi Memphis Didakwa dalam Kasus Pembunuhan Tyre Nichols

2 hari lalu

Lima Mantan Polisi Memphis Didakwa dalam Kasus Pembunuhan Tyre Nichols

Pembunuhan oleh petugas polisi Amerika terhadap orang-orang berkulit hitam telah kerap terjadi dan telah dikecam publik selama bertahun-tahun.


2 Cara Wowon Serial Killer Meyakinkan TKW agar Mau Jadi Korban Penipuan Penggandaan Uang

2 hari lalu

2 Cara Wowon Serial Killer Meyakinkan TKW agar Mau Jadi Korban Penipuan Penggandaan Uang

Ada dua cara yang digunakan Wowon serial killer cs untuk jaring korban


Mengapa Polisi Belum Bisa Umumkan Hasil Autopsi 2 Korban Wowon Serial Killer?

2 hari lalu

Mengapa Polisi Belum Bisa Umumkan Hasil Autopsi 2 Korban Wowon Serial Killer?

Polisi belum bisa menyampaikan hasil autopsi dua korban Wowon Serial Killer. Makam para korban tersebar di empat lokasi.


TKW Korban Wowon Serial Killer Tak Pernah Dapat Untung dari Janji Manis Jagal Ini

2 hari lalu

TKW Korban Wowon Serial Killer Tak Pernah Dapat Untung dari Janji Manis Jagal Ini

Korban tidak dapat apa-apa dari janji kekayaan instan oleh Wowon serial killer cs.


Tersangka Mutilasi di Bekasi Habiskan Ratusan Juta, Bayar Saksi Palsu untuk Ambil Alih Apartemen Angela

2 hari lalu

Tersangka Mutilasi di Bekasi Habiskan Ratusan Juta, Bayar Saksi Palsu untuk Ambil Alih Apartemen Angela

Ecky Listiantho membayar saksi palsu atas transaksi pembelian apartemen seharga Rp 1 miliar dari Angela Hindriati, korban mutilasi di Bekasi.