Musikus Jepang Bawakan Bengawan Solo di Java Jazz

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hendrik Meurkens (harmonika) tampil dengan Samba Jazz East dalam Java Jazz Festival (JJF) 2015 hari pertama di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, 6 Maret 2015. TEMPO/Nurdiansah

    Hendrik Meurkens (harmonika) tampil dengan Samba Jazz East dalam Java Jazz Festival (JJF) 2015 hari pertama di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, 6 Maret 2015. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta -  "Aku akan membawakan lagu milik kalian yang sangat indah,  Bengawan Solo, " ujar  Lisa Ono, musikus jazz berdarah Jepang Brasil. Ribuan penonton yang memadati Java Jazz Festival, di Jakarta International Expo Kemayoran, bertepuk tangan.

    Meluncurlah lagu ciptaan Gesang lewat suara halus Ono.  Musikus yang tampil bersama gitar akustiknya ini,  ditemani pukulan drum dan betotan bass yang lembut, ditingkahi dengan cello yang merdu. Penampilan Ono pada hari kedua Java Jazz, Sabtu, 7 Maret 2015,  menjadi hiburan tersendiri.

    Selama hampir satu setengah jam, Ono membawakan lagu-lagu seperti Summer Time,  Agua de Beber dan Chava Chuva.  Kebanyakan,  adalah lagu-lagu Bossanova. Setiap lagu berakhir,  penonton selalu memberikan tepuk tangan panjang bagi perempuan yang hampir selalu tersenyum saat bernyanyi ini.

    Lagu Bengawan Solo dinyanyikan pada pukul 19.15. Kelar Bengawan Solo dimainkan,  Ono kembali menampilkan satu nomor populer,  Over the Rainbow.  Setelah lagu ini selesai dimainkan,  penonton memberikan standing ovation pada Ono.

    Lisa Ono,  dilahirkan di Brasil pada 1962,, dan menetap ke Tokyo saat ia berumur sepuluh tahun. Sejak remaja ia mulai belajar bermain gitar,  dan tahun 1989 ia memulai debutnya,  dan berhasil meraih pernghargaan  Grand Prix Gold Disk Award for Jazz dua tahun kemudian.

    RATNANING ASIH



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.