Medis Band, Ketika Para Dokter Bermusik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Medis Band by istimewa

    Medis Band by istimewa

    TEMPO.CO , Jakarta: Apa jadinya bila para dokter dan mahasiswa Fakultas Kedokteran bersatu dalam kegiatan musik? Itulah Medis Band, sebuah band atau kelompok musik pendatang baru di industri musik pop di Indonesia.

    Band yang beranggotakan Danny Gunawan sang pemain drum yang merupakan dokter spesialis kulit dan kelamin yang juga dosen Faklutas Kedokteran di sebuah universitas di Jakarta. Kemudian Kris, sang vokalis merupakan dokter umum. Selanjutnya, tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran yaitu Medi (bass), Ardio (gitar) dan Kevin (keyboard).

    Untuk penggarapan album baru yang diluncurkan band ini pada pekan lalu dipandu musikus senior Aminoto Kosim, yang menjadi Music Directornya. Band dibawah naungan label PT. Gema Nada Pertiwi ini berisikan lagu yang mengusung tema cinta antara lain Aku Cinta Kepadamu, Bila, dan Kan Kembali.

    "Dalam album kami juga mengusung kritik sosial seperti dalam lagu Sirik Dengki dan Jangan Sombong. Kami menilai hal-hal yang terkait dengan kritik sosial merupakan  sebuah 'penyakit' yang tumbuh dan berkembang di dalam kehidupan masyarakat saat ini. Kami juga memilki sebuah lagu berbahasa Inggris, Eleven, yang merupakan simbolisasi kesetiaan seorang pasangan yang selalu menyertai dalam kondisi apapun," ungkap Danny panjang lebar.

    Untuk soal musik, Danny tercatat bukan orang baru, pada sekitar tahun 90-an, ia pernah menjadi guru kursus drum di Jakarta.

    Sementara Aminoto menegaskan, “Personel Medis Band ini dasarnya pernah sekolah musik jadi mereka dapat membaca not balok dan cepat tanggap saat diberi pengarahan."

    Kendati band ini baru diunggah di YouTube pada 20 Januari yang lalu, video klip musiknya dengan judul 'Sirik Dengki' berdurasi 2 menit 51 detik, telah ditonton lebih dari 33.000 orang dari berbagai penjuru tanah air yang memberikan apresiasi atas kehadiran kelompok band Dokter yang baru pertama kali ada di tanah air.

    HADRIANI P.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.