Rio Dewanto Betah Jadi Pengusaha Kopi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rio Dewanto. TEMPO/Nurdiansah

    Rio Dewanto. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Rio Dewanto, 27 tahun, betah dengan perannya sebagai pengusaha kedai kopi dalam film Filosofi Kopi. Suami aktris Atiqah Hasiholan ini cerperan sebagai Jodi, yang membuka kedai dengan kawan lamanya bernama Ben. “Rasanya jadi kayak kehidupan gue beneran,” ujar Rio saat ditemui di lokasi pengambilan gambar Filosofi Kopi di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Rabu, 28 Januari 2015. 

    Dalam film yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko itu, Rio bakal punya gimmick khas seperti selalu berkata “Gue orang”, yang sering diucapkan oleh Jodi. “Dia itu membuka kedai kopi di bekas toko kelontong bapaknya dengan Ben, yang jadi temannya dari kecil,” ujar Rio.

    Adapun Ben diperankan peraih Piala Citra Kategori Aktor Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2014, Chico Jerikho. (Lihat foto-foto Chico saat belajar membuat kopi di Pasar Santa, Jakarta Selatan, di sini)

    Rio, bersama Chico dan Angga, memang berencana membuka kedai kopi sungguhan dengan nama Filosofi Kopi. “Gue enggak mau dong, kan udah keluar biaya mahal-mahal buat bangun set. Masak, gue rubuhin begitu aja,” kata Angga. Filosofi Kopinantinya tidak hanya menjadi merek, tapi juga menjadi label. (Baca: Chico Jerikho, Film Filosofi Kopi, dan Bisnis Kopi)

    “Jadi, nanti habis film ini, bisa saja Filosofi Kopi ada di Bali, bahkan ada di Sydney,” kata Angga. Saking seriusnya mendalami karakter dalam film tersebut, Angga menggandeng pemasok dan produsen kopi lokal. Semua pemeran utamanya pun, seperti Chico, Rio, dan Julie Estelle, harus mengikuti kursus soal kopi agar peran mereka mampu meyakinkan penonton. Rencananya, Filosofi Kopi akan mulai tayang di bioskop pada April mendatang. (Baca: Julie Estelle Bantah Dekat dengan Chico Jerikho)

    SUBKHAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.