Miss International Indonesia Elfin Rappa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Miss Indonesia Elfin Pertiwi Rappa berkompetisi dalam Miss International Beauty Pageant 2014 di Grand Prince Hotel New Takanawa, Selasa 11 November 2014, di Tokyo, Jepang. Keith Tsuji/Getty Images for ICA

    Miss Indonesia Elfin Pertiwi Rappa berkompetisi dalam Miss International Beauty Pageant 2014 di Grand Prince Hotel New Takanawa, Selasa 11 November 2014, di Tokyo, Jepang. Keith Tsuji/Getty Images for ICA

    TEMPO.COJakarta - Puteri Indonesia Lingkungan Hidup Elfin Pertiwi Rappa punya kebiasaan suka menggigit jika gemas. Dulu dia pernah menggigit sepupunya hingga menangis. “Waktu aku kecil, kalau aku gemas, aku suka menggigit,” kata dara 19 tahun ini kepada Tempo, Kamis, 16 Oktober 2014. Tentu, Elfin kini sudah berhenti menggigit orang-orang terdekatnya karena dia adalah jawara kedua Puteri Indonesia. Dia baru saja terpilih sebagai bagian dari sepuluh besar finalis kompetisi Miss International 2014. Elfin juga menyabet penghargaan khusus The Best National Costume dalam ajang yang berakhir pada 11 November 2014 itu. (Baca: Indonesia Raih Gelar Khusus di Miss International)

    Jauh sebelum terpilih menjadi Putri Sumatera Selatan 2013—kemudian mewakili provinsinya sebagai finalis Puteri Indonesia, Elfin sebenarnya gadis tomboi. “Aku suka sekali olahraga. Waktu SMP hingga SMA, aku ikut ekskul renang, basket, taekwondo, hingga karate,” katanya. Pernah suatu ketika, saking banyaknya kegiatan ekstra yang dia ikuti, Elfin jatuh sakit karena tifus. Padahal, di saat yang sama, Elfin harus mengikuti turnamen renang.

    “Saat aku sedang dirawat di rumah sakit, salah satu guru menghubungi lewat telepon genggam untuk menanyakan hasil lomba renang,” kata Elfin. Kebetulan yang mengangkat panggilan telepon adalah Elmi, sang ibu. “Mama bilang, 'Bu, anak saya sedang sakit', tapi dijawab oleh sang guru kalau lomba renang ini sangat penting. Mama justru menjawab: 'Ya, udah, kalau gitu Ibu aja yang berenang',” ujar Elfin menirukan dialog ibunya. (Baca: Miss Universe Kejutkan Pengunjung Mal di Bekasi)

    Karena pernah jatuh sakit, gadis keturunan Portugis dan Palembang ini pun akhirnya berhenti dari sejumlah kegiatannya yang banyak itu. Dia diminta ibunya untuk mengikuti kegiatan yang lebih feminin. Regu pemandu sorak di tingkat sekolah menengah atas menjadi pilihannya. Padahal latihan kegiatan pemandu sorak juga sangat berat. “Kayak latihan militer,” kata Elfin. Bayangkan saja, untuk pemanasan, Elfin harus berlari mengelilingi kompleks sekolahnya yang terdiri atas tiga lantai, serta jalan jongkok di lapangan.

    “Mama kadang sampai nangis lihat aku yang suka panas-panasan sampai hitam dan kulit mengelupas,” ujar Elfin. Belakangan, ibunya meminta Elfin untuk mengikuti modeling dan merawat diri. Permintaan ini bukannya tanpa alasan. Sewaktu masih balita, Elfin suka sekali berpose. “Kadang baru habis mandi disuruh jalan lenggak-lenggok sambil pakai handuk di kepala sama mama.” Kepada Tempo, Elfin pun menunjukkan beberapa foto yang memperlihatkan hobi "banci foto"-nya sejak dulu.

    Sejak aktif mengikuti modeling, dia mulai terpilih dalam beberapa ajang lomba peragawati remaja. Sebut saja sampul tabloid remaja Aneka Yess pada 2009, Semifinalis Gadis Sampul 2011, Top 3 Star Teen High End Magazine, Top 3 Model Indonesia, dan sebagainya. Toh, Elfin tetap tergila-gila olahraga. Kini dia tengah gemar menyelam.

    “Terakhir aku ke Pulau Peucang untuk bertugas sebagai Puteri Lingkungan Hidup. Di sana aku malah disuruh mencari spot-spot menyelam yang bagus. Dilepas sendiri di tengah laut,” kata Elfin sambil tertawa. Jumat mendatang, 14 November 2014, Elfin bakal merilis pengumuman resmi ihwal prestasinya dalam ajang Miss International 2014. (Baca: Kata Juri Pilih Whulandary 16 Besar Miss Universe)

    SUBKHAN

    Berita Terkait:
    Jadi Konsultan ASI, Artika Keliling Puskesmas
    Kelar Kuliah, Whulandary Herman Berniat Jadi Caleg
    Putri Indonesia 2014 Belajar Dandan kepada Miss Jepang
    Miss Universe Temukan Banyak Hal Baru di Indonesia

    Terpopuler:
    Menteri Susi: Saya Beruntung DPR Kisruh  
    Rizieq: Dia Ajak Berunding, Kami Mau Ahok Turun  
    Terungkap, Artis yang Ditangkap BNN Berinisial VM
    Pakaikan Mantel ke Istri Jinping, Putin Dikritik  
    Menteri Susi Usul Indonesia Keluar dari G20  
    Larangan Sepeda Motor di Jakarta Berlaku 24 Jam  
    FPI Pernah Ditolak di Daerah-daerah Ini  
    Makna Baju Batik Parang Barong Jokowi di APEC  
    Fahrurrozi Janji Tak Lempari Ahok dengan Batu dan Telur  
    Pidato Jokowi Terbanyak Ditonton, Kalahkan Obama  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.