Terinfeksi Virus, Paul McCartney Dirawat di RS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil band Beatles, Sir Paul McCartney (tengah), berpose di luar Opera House usai menghadiri acara peragaan busana rancangan putrinya Stella McCartney di Paris (30/9). (AP Photo/Francois Moir)

    Personil band Beatles, Sir Paul McCartney (tengah), berpose di luar Opera House usai menghadiri acara peragaan busana rancangan putrinya Stella McCartney di Paris (30/9). (AP Photo/Francois Moir)

    TEMPO.CO, Jakarta - Personel band The Beatles Paul McCartney akhirnya harus dirawat di rumah sakit setelah terserang infeksi yang disebabkan oleh virus. Hal ini dikonfirmasi oleh perwakilan Paul setelah membatalkan tur "Out There" di  Stadion Nasional Tokyo, Jepang, pada pekan kemarin.

    "Sejak tertular virus yang mengakibatkan penundaan empat tur, Paul menerima perawatan di rumah sakit di Tokyo. Dia sedang melakukan pemulihan dan diminta oleh dokter untuk beristirahat selama beberapa hari," kata juru bicara Paul, seperti dilaporkan Digital Spy, Kamis, 22 Mei 2014.

    Paul awalnya dijadwalkan untuk melakukan dua konser di Jepang pekan ini setelah menunda konser sebelumnya. Namun, karena kondisinya belum cukup baik, akhirnya seluruh tur di Jepang dibatalkan.

    "Terima kasih banyak untuk dukungan Anda. Saya sangat tersentuh. Sayangnya kondisi tubuh saya belum membaik semalam," kata Paul  dalam sebuah pernyataan, Selasa, 20 Mei 2014.

    Selain membatalkan tur konser di Jepang, Paul juga menunda penampilannya di Seoul, Korea Selatan, pada 28 Mei nanti. Namun, belum ada rencana penundaan tur di Amerika Serikat pada 14 Juni mendatang. 

    RINDU P HESTYA | DIGITAL SPY

    Berita Lain:
    Dibayar 23 M, Beyonce Tampil dalam Pernikahan Kim
    Salma Hayek Buat Film Sang Nabi Karya Gibran
    Axl Rose, Penyanyi Terbesar Sepanjang Masa

     



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.