Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hari ini, 55 Tahun Lalu Konser Terakhir The Beatles Dihentikan Polisi, Terdapat dalam Film Dokumenter Let It Be

image-gnews
Anggota band The Beatles menaiki pesawat sewaan mereka menuju dari bandara Seattle Tacoma menuju Vancouver, Kanada, Agustus 1964. Ini merupakan konser pertama mereka di Kanada. Dailymail.co.uk
Anggota band The Beatles menaiki pesawat sewaan mereka menuju dari bandara Seattle Tacoma menuju Vancouver, Kanada, Agustus 1964. Ini merupakan konser pertama mereka di Kanada. Dailymail.co.uk
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pada 30 Januari 1969, The Beatles mengakhiri pertunjukan langsung mereka. Konser terakhir grup tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas di jalan Savile Row, London karena banyaknya penggemar yang berkumpul.

Petugas polisi dari kantor West End Central, yang tidak jauh dari lokasi, meminta The Beatles untuk menghentikan pertunjukan di atap gedung kantor Apple Corps. Beberapa lagu yang dipersembahkan oleh The Beatles termasuk Get Back, I Want You (She’s So Heavy), Don’t Let Me Down, I’ve Got A Feeling, One After 909, Danny Boy, dan Dig A Pony.

Peristiwa konser tersebut direkam dalam film dokumenter berjudul Let It Be. Setelah itu, mereka hanya fokus tampil di studio untuk menyelesaikan album terakhir mereka, Abbey Road, yang kemudian dirilis pada 26 September 1969.

Pentas pada 30 Januari 1969 tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya dan dihentikan oleh polisi setelah menerima keluhan tentang kebisingan dari para tetangga. Seluruh peristiwa konser tersebut kemudian diabadikan dalam film dokumenter dengan judul yang sama, "Let It Be." Setelah itu, The Beatles hanya terlibat dalam sesi rekaman di studio untuk menyelesaikan album terakhir mereka, "Abbey Road," yang dirilis pada 26 September 1969.

Perjalanan Karier The Beatles

The Beatles merilis single perdana berjudul Love Me Do dari pada 5 Oktober 1962. Proses rekaman lagu ini berlangsung pada 11 September 1962 di Abbey Road Studios EMI, London. Setelah dirilis, single tersebut langsung menduduki posisi ke-17 di Top Twenty. Itu juga yang memperkenalkan nama The Beatles dan menarik perhatian publik.

Awalnya, lagu ini berasal dari duet antara John Lennon dan Paul McCartney. Saat menyanyi, Lennon menyanyikan vokal solo dengan lirik Love Me Do di akhir setiap bait. Namun, Lennon ingin menambahkan harmonika di beberapa bagian lagu setelah terinspirasi oleh hit terbaru dari Bruce Channel.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Penjualan single dari grup musik yang terdiri atas John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr itu tidak hanya membuktikan kualitas karya, tetapi juga menjadikan grup musik ini patut diperhitungkan. Rekor tersebut menandai perkembangan grup musik Inggris di industri musik Amerika Serikat.

Proses perekaman lagu Love Me Do oleh The Beatles cukup kompleks. Lagu ini direkam sebanyak tiga kali dengan penabuh drum yang berbeda. Pertama kali direkam pada 6 Juni 1962 selama audisi pertama grup untuk menyelesaikan tugas dari EMI, dengan Pete Best sebagai drummer pada saat itu.

Pada 4 September 1962, Pete Best digantikan oleh Ringo Starr karena produser George Martin tidak menyetujui permainan drum Pete Best. Pada saat yang sama proses perekaman dilakukan sesuai dengan versi Ringo Starr untuk peluncuran single The Beatles.

Pada 11 September 1962, The Beatles kembali ke studio musik. George Martin tidak puas dengan permainan drum Ringo Starr, sehingga ia meminta bantuan dari drummer yang sedang bermain sesi di studio rekaman, yaitu Andy White. Meskipun demikian, 11 September 1962 menjadi hari pertama dan terakhir bagi Andy White menggantikan peranan drum dalam musik The Beatles, karena George Martin tetap menginginkan Ringo Starr sebagai drummer tetap dalam grup.

ANANDA BINTANG  I  IDRIS BOUFAKAR  I  KAKAK INDRA PURNAMA

Pilihan Editor: The Beatles akan Rilis Lagu Terakhir dengan Suara John Lennon Pakai Teknbologi AI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Aroma Deterjen Bikin Mabuk Penumpang, Pesawat Terpaksa Putar Balik

6 hari lalu

Pesawat British Airways. REUTERS/Arnd Wiegmann
Aroma Deterjen Bikin Mabuk Penumpang, Pesawat Terpaksa Putar Balik

Penumpang dan awak pesawat melapor merasa pusing, mual, dan sakit kepala dalam penerbangan dari Washington, DC ke London.


Bucket List Kim Hye Yoon ke London, Kunjungi Lokasi Syuting Harry Potter dan Big Ben

6 hari lalu

Kim Hyee Yoon. Instagram.com/@hye_yoon1110
Bucket List Kim Hye Yoon ke London, Kunjungi Lokasi Syuting Harry Potter dan Big Ben

Kim Hye Yoon berbagi cerita perjalanannya ke London dan momen yang membuatnya menikmati perjalanan


BRI Raih Peringkat 110 Global Top 1.000 Banks 2024 Versi The Banker, Ini Profil Media Ekonomi Asal London

6 hari lalu

Direktur Utama BRI Sunarso berfoto bersama jajaran direksi, saat memaparkan kinerja keuangan 2023 di Jakarta, 31 Januari 2024. Dok.BRI
BRI Raih Peringkat 110 Global Top 1.000 Banks 2024 Versi The Banker, Ini Profil Media Ekonomi Asal London

Profil The Banker Media Asal London yang merilis BRI Raih Peringkat 110 Global Top 1.000 Banks.


5 Film Terkenal Tentang Hooligan Inggris

8 hari lalu

Seorang pemuda lokal setempat terjatuh saat terlibat bentrok dengan suporter timnas Inggris yag tengah saling ejek dengan suporter Rusia di ajang perhelatan Piala Eropa 2016 di Marseille, Perancis, 10 Juni 2016. Pada Piala Dunia 1998, para penggemar Inggris berjulukan
5 Film Terkenal Tentang Hooligan Inggris

Fenomena fanatisme suporter Inggris dan hooliganisme pernah diangkat ke layar lebar. Ini beberapa film yang terkenal.


Menilik Evolusi 65 Tahun Boneka Barbie dalam Pameran Barbie di London

16 hari lalu

Tatiana Tuzova berpose dengan koleksi boneka Barbie koleksinya di apartemennya di Krasnogorsk, Rusia, 16 Agustus 2023. Tatiana memiliki koleksi boneka Barbie berjumlah 12.000 boneka. REUTERS/Maxim Shemetov
Menilik Evolusi 65 Tahun Boneka Barbie dalam Pameran Barbie di London

Pameran boneka Barbie ini juga menampilkan teman-teman Barbie dan Ken


Film Dokumenter All Access to Rossa 25 Shining Years Siap Tayang di 4 Negara

18 hari lalu

Film dokumenter Rossa. Foto: Instagram.
Film Dokumenter All Access to Rossa 25 Shining Years Siap Tayang di 4 Negara

Rossa menyuguhkan film dokumenter yang berisi perjalanan dan cerita hidupnya selama 25 tahun berkarier berjudul All Access to Rossa 25 Shining Years.


Rossa Akan Ungkap Kisah Pribadi bersama Anak dan Mantan Suami Lewat Film Dokumenter

19 hari lalu

Penyanyi Rossa, saat menghadiri konferensi pers perilisan poster dan trailer resmi film dokumenter All Access to Rossa 25 Shining Years di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu, 3 Juli 2024. TEMPO/Adinda Jasmine.
Rossa Akan Ungkap Kisah Pribadi bersama Anak dan Mantan Suami Lewat Film Dokumenter

Film dokumenter All Access to Rossa 25 Shining Years mengisahkan perjalanan 25 tahun karier Rossa serta cerita pribadi dengan anak dan mantan suami.


Ariel NOAH Bakal Nyanyi di Soundtrack Film Dokumenter All Access to Rossa 25 Shining Years

19 hari lalu

Film dokumenter Rossa. Foto: Instagram.
Ariel NOAH Bakal Nyanyi di Soundtrack Film Dokumenter All Access to Rossa 25 Shining Years

Rossa dan Ariel NOAH berkolaborasi untuk merilis ulang lagu 'Nada-Nada Cinta sebagai 'soundtrack film dokumenter All Access to Rossa 25 Shining Years.


Wisatawan Mengeluh Tower of London Terlalu Ramai dan Tak Bisa Lihat Hantu

19 hari lalu

Tower of London. Unsplash.com/Gavin Allanwood
Wisatawan Mengeluh Tower of London Terlalu Ramai dan Tak Bisa Lihat Hantu

Tower of London salah satu landmark ikonik London yang selalu ramai dikunjungi wisatawan


Sandiaga Dukung Peluncuran Film Dokumenter All Access to Rossa 25 Shining Years

20 hari lalu

Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno dalam video sambutannya untuk film dokumenter All Access to Rossa 25 Shining Years, yang ditayangkan di di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu, 3 Juli 2024. TEMPO/Adinda Jasmine.
Sandiaga Dukung Peluncuran Film Dokumenter All Access to Rossa 25 Shining Years

Sandiaga Uno memberikan dukungannya terhadap film dokumenter All Access to Rossa 25 Shining Years, yang mengungkap perjalanan karier Rossa.