Michael Learns to Rock: Pekalongan Keren  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Ki-ka) Band Michael Learns To Rock (MLTR) saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, (18/2). Band asal Denmark ini akan menggelar konser besok 19 Februari 2014 di Gandaria City. TEMPO/Nurdiansah

    (Ki-ka) Band Michael Learns To Rock (MLTR) saat menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, (18/2). Band asal Denmark ini akan menggelar konser besok 19 Februari 2014 di Gandaria City. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Band asal Denmark, Michael Learns to Rock (MLTR), hadir di Indonesia. Mereka mengagendakan dua konser yang tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi juga di Pekalongan. Mereka bangga bisa hadir sebagai band internasional pertama di Pekalongan.

    "Kami adalah band internasional pertama yang mengunjungi kota tersebut (Pekalongan). Banyak penonton yang hadir terlihat sangat senang dan antusias menyambut kami, keren," kata Karee Wanscher, pemain drum dan perkusi, saat menggelar konferensi pers di Hotel Four Seasons, Setiabudi, Selasa, 18 Februari 2014.

    Beberapa hari kemudian band yang digawangi oleh Jascha Richter (penyanyi-keyboard), Mikkel Lentz (gitar-penyanyi latar), dan Kaare Wanscher (drum-perkusi) ini menggelar konser di Jakarta, tepatnya di Skeno Exhibition Hall-Gandaria City lantai 3, Rabu, 19 Februari 2014. (Baca: Di Jakarta, MLTR Inginkan Sensasi Konser Rock)

    Band dengan hit seperti The Actor, Paint My Love, dan Sleeping Child ini mengusung tema konser "Valentine Romantis" bersama MLTR. Antusias penonton di Jakarta pun rupanya tidak kalah dengan di Pekalongan. Sebanyak 3000 tiket sudah terjual habis untuk konser yang akan digelar nanti  malam.

    AISHA SHAIDRA

    Terpopuler:
    Risma Mau Mundur, Elite PDIP Terbang dan Merayu
    Apel Pagi, Wali Kota Risma Setrap Dua PNS Baru
    8 Kasus Plagiat yang Menghebohkan Indonesia


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.