Tahun Baru, Anang dan Oddie Agam Tampil di Malang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan musisi Anang Hermansyah (kanan) dan Ashanty (kiri)membawakan lagu pada Mega Konser HUT Surabaya ke-719 di Taman Surya, Surabaya, Jatim, Sabtu (2/6) malam. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Pasangan musisi Anang Hermansyah (kanan) dan Ashanty (kiri)membawakan lagu pada Mega Konser HUT Surabaya ke-719 di Taman Surya, Surabaya, Jatim, Sabtu (2/6) malam. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Malang--Pasangan selebritis Anang Hermansyah dan Ashanty menghabiskan malam pergantian tahun di Malang, Jawa Timur. Bersama musisi lawas Oddie Agam, mereka menghibur warga di panggung besar di depan Balai Kota Malang. Anang dan Oddie akan membawakan lagu-lagu yang pernah dipopulerkan.

    "Dimulai dengan do'a lintas iman," kata juru bicara Pemerintah Kota Malang, Zulkifli Amrizal, Selasa, 31 Desember 2013. Forum Kerukunan Antar Umat Beragama bersama-sama menggelar doa sesuai iman dan kepercayaan masing-masing. Mulai dari agama Islam, Kriten, Katolik, Buddha, Hindu dan Konghucu. Dilanjutkan dengan istighotsah yang dihadiri warga perwakilan dari 57 kelurahan di Malang.

    Masing-masing kelurahan diwakili 50 orang. Acara diakhiri dengan pesta kembang api selama 30 menit pada detik-detik malam pergantian tahun. Untuk menghelat kegiatan ini, katanya, Pemerintah Kota Malang tidak mengeluarkan anggaran karena dananya berasal dari sumbangan pengusaha.

    Pada malam tahun baru ini Cuaca di Malang diprediksi cerah dan bebas hujan. Badan Meteorolgi Klimatologi dan Geofisikan stasiun Karangploso Malang, memperkirakan selama 10 hari ke depan suasananya akan cerah. "Tidak hujan meski sedang musim-musimnya," kata prakirawan, Denok Sulistyo Rini.

    Fenomena cuaca ini, katanya, akibat gangguan siklon tropis. Kumpulan awan tertarik menuju selatan Indonesia tersebar di selatan Kupang hingga sekitar Australia, menyebabkan intensitas hujan terus berkurang. Meski sejumlah daerah diprediksikan hujan namun dengan intensitas rendah.

    EKO WIDIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.