Sacha Baron Cohen Mundur dari Film Freddie Mercury

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Freddy Mercury

    Freddy Mercury

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor dan penulis Sacha Baron Cohen memutuskan untuk mundur dari proyek film yang menceritakan tentang kehidupan penyanyi Freddie Mercury. Alasannya, ia merasa tidak bisa sehati dengan anggota Queen yang lain. Mercury adalah vokalis dari kelompok musik asal Inggris, Queen.

    Menurut Deadline, 22 Juli 2013, Cohen menginginkan film ini masuk kategori R atau Restricted (anak di bawah usia 17 tahun harus ditemani orang tua). Sementara anggota Queen yang lain menginginkan film ini masuk kategori PG atau Parental Guide (bimbingan orang tua). Alasan Cohen, ia menginginkan untuk mengungkapkan semua kisah tentang Freddie Mercury sebagai penyanyi berbakat yang juga gay.

    Padahal untuk proyek ini, Cohen sudah meminta Peter Morgan untuk menulis naskahnya. Ia juga meminta beberapa sutradara, termasuk David Fincher dan Tom Hopper, untuk mengembangkan proyek ini. Namun, tidak satu pun yang diterima atau direstui oleh anggota Queen yang lain. Banyak pihak yang mengatakan sulit membayangkan siapa yang pantas bermain sebagai Mercury selain Cohen.

    Pihak Sony Pictures dan GK Films sendiri sudah lama meminta Cohen untuk memerankan Mercury. Akan tetapi, karena perbedaan proses kreativitas antara Cohen dan anggota Queen yang lain, maka belum jelas bagaimana kelanjutan proyek biopik ini.

    DEWI RETNO

    Berita Lain:
    Royal Baby' Diprediksi Kerek Penjualan Ritel 
    Royal Baby` Hadir, Ini Tantangan William dan Kate

    Bayi William-Kate Lahir, Ini Kata Obama

    H-4 Lebaran, Jalur Mudik Bebas Truk Jumbo

    Menjalani Pembinaan, Briptu Rani Tampak Sehat

    Pemain City Diajarkan Taktik Malaga 

    Jenazah Teroris Tulungagung Dibawa ke Jakarta


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.