Erwin dan Gita Gutawa Gugup Lihat Di Atas RataRata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gita Gutawa. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Gita Gutawa. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta- Ayah dan anak Erwin dan Gita Gutawa mengaku sangat deg-degan ketika melihat pertunjukan anak-anak asuhnya, Di Atas Rata-Rata. "Selama nonton konser, kami deg degan banget,"kata Erwin setelah acara konsernya, di Balai Sarbini, Jakarta pada Sabtu 15 Januari 2013.

    Erwin mengaku semua anak-anak asuhannya ini sudah sangat bertalenta dan hanya perlu memberikan polesan-polesan saja bagi anak-anak ini. Erwin dan Gita pun pastinya sangat berharap agar konser DARR yang dapat berjalan dengan lancar. 

    Ketika Erwin dan Gita was-was atas penampilan ketiga belas anak anak besutan mereka, ketiga belas anak anak itu pun mengaku grogi ketika sebelum tampil di panggung. "Ini konser pertama.Jadi senang dan deg-degan sekaligus," kata Dian, penyanyi berumur 11 tahun yang membuka konser malam itu. Dian pun tambah grogi letika melihat penonton yang memenuhi gedung Balai Sarbini itu. "Takut salah," kata Dian.

    Anak-anak yang lain pun mengaku sama takutnya berada di atas pangung sebesar itu. Namun setelah tampil mereka pun mengaku dirinya puas. "Alhamdulilah lancar," kata Raffi, anggota DARR yang baru berusia 13 tahun dan ahli ngejazz. 

    Gita Gutawa pun mengaku bangga atas pencapaian Di Atas Rata-Rata pada di panggung itu. Menurutnya Konser ini adalah waktu mereka bersinar. "Papa dan aku hanya mendukung mereka aja,"katanya. Menurut gadis yang sedang bersekolah di Inggris ini kesukesan acara konser itu berkat kerja keras anak-anak itu. "Alhamdulilah konser lancar dan sambutannya baik," katanya bahagia walau melihat dari sisi samping panggung. 

    Pada konser Di Atas Rata-Rata, Gita dan Erwin Gutawa hanya menjadi pembawa acara. Erwin yang mengenakan setelan jas lengkap, serta Gita yang mengenakan gaun rumbai kuning-biru memperkenalkan satu persatu anak anak asuhan mereka itu.

    MITRA TARIGAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.