Taylor Swift Siap Tulis Lagu Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taylor Swift. John Shearer/Invision/AP

    Taylor Swift. John Shearer/Invision/AP

    TEMPO.CO, California -Pelantun tembang Twenty Two, Taylor Swift, telah sukses mengantongi delapan piala dalam ajang musik bergengsi Billboard Music Award 2013 di Las Vegas, Ahad, 19 Mei 2013.

    Kurang dari delapan bulan setelah merilis album keempat, Red, Taylor Swift menyatakan ingin mulai menciptakan album baru. Mantan kekasih Harry Styles itu sudah "gatal" untuk menulis lagu lagi.

    "Penulisan album baru itu sudah dimulai," kata Swift pada para wartawan saat ditemui di belakang panggung CMA Music Festival di Nashville, Kamis, 6 Juni 2013. "Saya mulai gelisah untuk membuat album baru. Saat mulai gelisah, maka biasanya saya akan benar-benar menulis lagu," kata Swift.

    Wanita berusia 23 tahun itu telah belajar dari pengalaman sebelumnya. Untuk proses penulisan lagu-lagu untuk satu albumnya, ia membutuhkan waktu dua tahun.

    "Apapun yang saya tulis pada tahun pertama akhirnya terbuang," kata Swift. "Saya memang menyukai tulisan saya, tapi entah mengapa lagu yang saya tulis terdengar seperti lagu lama. Pada tahun kedua biasanya lagu ciptaan saya sudah menjadi lebih baik."

    Wanita kelahiran 13 Desember 1989 itu mengatakan, pentingnya membuat album yang berbeda dari album sebelumnya. "Untuk menciptakan suatu album, Anda harus terinspirasi oleh hal berbeda dari hal yang pernah membuat Anda terinspirasi sebelumnya."

    USA TODAY | APRILIANI GITA FITRIA

    Topik terhangat:Penembakan Tito Kei | Tarif Baru KRL | Kisruh KJS | PKS Membangkang | Fathanah


    Berita terpopuler:

    Arab Saudi Blokir Skype, WhatsApp, dan Viper 

    Pemerintah Tegaskan Larangan Ponsel di Pesawat

    Zeus, Malware Pencuri Akun Bank Lewat Facebook

    Telkomsel Buka Pembelian Online BlackBerry Q10  



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.