Sohoi Ketua, Guru SD Tidore yang Sederhana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Robin Ong

    TEMPO/ Robin Ong

    TEMPO.CO, Jakarta -Seorang keluarga sohoi, Rustam mengisahkan bagaiaman sohoi membantu warga. Hampir setiap pekan warga berdatangan ke kediaman sohoi ketua di Desa Gurabunga, Tidore. Mereka hanya ingin berobat dari gangguan-gangguan mahluk gaib.

    “Ada juga yang berobat medis seperti penyakit kusta dan asma,” kata Rustam. “ Tapi yang pasti sohoi tidak akan menerima orang yang ingin menuntut ilmu-ilmu hitam.”

    Saat Tempo menyambangi kediamannya, tak ada yang istimewa dari penampilah sohoi ketua. Dengan berbakaian kemeja putih dipandu celana panjang coklat bersongko putih, ia ramah menyambut kedatangan Tempo.

    Sohoi ini bernama Abdulah Husein. Ia pensiunan guru sekolah dasar. Ia dikenal sebagai guru spritual karena jabatan sohoi merupakan jabatan yang kerap memberikan masukan untuk Kesultanan Tidore.

    Dalam kesehariannya, ia hanya beraktivitas di dalam rumah untuk melayani warga yang datang berobat. Setidaknya dalam sepekan Abdulah membuka lima hari khusus untuk warga biasa dan dua hari untuk tamu penting. Secara sosial ekonomi Abdulah merupakan kelompok masyarakat berkecukupan. Beberapa anak-anaknya pernah mengecap pendidikan tinggi.

    Abdulah sudah lebih dari 10 tahun menjadi sohoi ketua. Ia terpilih dalam rapat tetua adat di kampung Gurabunga dan mengantikan sohoi sebelumnya yang wafat. Jabatan sohoi adalah jabatan yang diemban seumur hidup. Ia digantikan jika ada sohoi yang wafat. Abdulah merupakan generasi sohoi ke enam sejak para tetua adat menetap di kampung Gurabunga ratusan tahun silam.

    Abdullah mengatakan, secara umumnya warga yang mendatanginya adalah orang yang ingin didoakan agar bisa mengatasi masalah kehidupan mulai dari karir hingga masalah bangsa dan negara. Hanya masyarakat kecil yang datang untuk berobat secara medis seperti mengobati penyakit kusta dan lain-lainnya. (Baca EDISI KHUSUS Tempo: Para Guru Spiritual)

    BUDHY NURGIANTO

    Baca juga
    Ditinggal Guru Spiritual, Soeharto Menangis

    Menjadi Presiden, Soeharto Dipantau Secara Gaib

    Soeharto, Bunga Wijayakusuma, dan Cendana

    Topik Terhangat:  Serangan Penjara Sleman || Harta Djoko Susilo|| Nasib Anas


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.