Lampard Tulis Serial Buku Anak-anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Frank Lampard. REUTERS/Yuriko Nakao

    Frank Lampard. REUTERS/Yuriko Nakao

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu lagi pesohor dunia yang mencoba menulis buku anak-anak. Setelah Madonna, Sarah Ferguson, John Travolta, kini giliran pemain sepak bola Inggris Frank Lampard yang ikut mewarnai dunia buku anak-anak.

    Gelandang penyerang Chelsea FC dan tim nasional Inggris ini sudah menandatangani kontrak untuk menulis buku serial anak-anak yang berjudul Frankie's Magic Football. Buku ini diperuntukkan bagi anak-anak mulai usia 5 tahun.

    “Buku ini mengisahkan petualangan seorang bocah yang bernama Frankie, temannya yang pencinta bola dan anjingnya, Max,” demikian pernyataan penerbit Little Brown.

    Boleh dikatakan, Lampard termasuk 10 pemain sepak bola yang terdidik. Inspirasi menulis bukunya datang ketika dia membacakan cerita untuk anaknya. Dia mempunyai dua anak yang berusia 5 dan 8 tahun. Keluarga ini sangat menyukai kegiatan membaca dan olahraga. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk membuat cerita sepak bolanya sendiri dan petualangannya. Tentu saja karakter dalam cerita itu juga dari teman-teman dan rekan satu tim.

    “Senang sekali ketika tahu Little Brown menyukai ceritanya seperti anakku dan menerbitkan bukunya,” ujar Lampard.

    Buku pertama dari serial buku Frankie's Magic Foootball berjudul Frankie Versus The Pirate Pillagers. Buku ini bakal terbit Juni nanti diikuti dua buku lain tahun ini dan satu buku lagi pada 2014.

    Kesepakatan penerbitan Lampard ditangani oleh agen Neil Blair dan Zoe Raja, yang juga mewakili J.K. Rowling. Mereka mengatakan, buku itu penuh karakter untuk dicintai, petualangan langka, dan ditakdirka untuk "hal-hal besar".

    Lampard bukanlah orang pertama yang menulis buku fiksi. Sebelumnya, bintang Arsenal Theo Walcot juga menulis buku anak-anak yang berjudul TJ and the Hat-Trick. Ada pula mantan manajer tim nasional Inggris, Terry Venables, yang ikut menulis sebuah novel kriminal.

    TELEGRAPH | BBC | DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.