Dahlan Iskan Style dan Novel Diluncurkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (dari kiri) Pelawak Bedu, Bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan dan penulis novel  Khrisna Pabichara joget senam bersama saat peluncuran novel yang berjudul surat Dahlan di silang Monas, Jakarta, Minggu (10/2). Novel ini bercerita kisah nyata tentang kehidupan seorang Dahlan Iskan dan disusun oleh penulis Khrisna Pabichara. TEMPO/Dasril Roszandi

    (dari kiri) Pelawak Bedu, Bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan dan penulis novel Khrisna Pabichara joget senam bersama saat peluncuran novel yang berjudul surat Dahlan di silang Monas, Jakarta, Minggu (10/2). Novel ini bercerita kisah nyata tentang kehidupan seorang Dahlan Iskan dan disusun oleh penulis Khrisna Pabichara. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan berjoget ala senam aerobik di atas panggung, di hadapan ratusan masyarakat di Monas. Diiringi lagu Dahlan Iskan Style, goyangan itu dilakukannya untuk merayakan peluncuran sekuel novel yang menuturkan kisah hidupnya.

    Dahlan berjoget sekitar lima menit, didampingi oleh pelawak Bedu dan penulis novel Khrisna Pabicara. Lagu yang mengiringinya juga tak kalah narsisistis dengan buku yang diluncurkan, masih bercerita soal karakternya sang menteri yang dikemas dengan lagu tarling ala Jawa Barat dengan judul cukup nyentrik, yaitu Dahlan Iskan Style.

    "Yang menciptakan memang orang Universitas Padjajaran, namanya Junaedi Nur dan penyanyinya Diana Sastra, biduan tenar," kata Dahlan ketika dijumpai di Lapangan Ikada Monas, Ahad, 10 Februari 2013.

    Dahlan mendengarkan lagu tersebut sekitar Desember lalu ketika ia berkunjung ke Cirebon. Begitu mendengar lagu yang berisi cerita dirinya ia langsung menghampiri panitia dan meminta agar mengirimnya kopian lagu tersebut.

    Soal aksi goyangan senam, menurutnya, tak hanya sekali itu ia lalukan. Ia rutin senam mulai pukul 05.00 WIB hingga 06.30 WIB diiringi lagu tersebut sebelum memulai pekerjaannya. "Biasanya juga diikuti oleh puluhan warga yang ada di Monas kalau pagi."

    GUSTIDHA BUDIARTIE

    Berita lain:
    Pidato SBY Bukan Lampu Aladdin Demokrat
    Kader PKS Juga Pernah Bermasalah Soal Perempuan
    Pendiri Akui PKS Memang Ikhwanul Muslimin
    Yusuf Dipecat Agar Tak Ada Mentari Kembar PKS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.