Paul McCartney: Yoko Ono Bukan Pemecah Beatles  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sir Paul McCartney tampil dalam konser Ratu Jubilee di depan Istana Buckingham, London, 4-6, 2012. Konser ini merupakan bagian dari empat hari perayaan untuk menandai 60 tahun masa pemerintahan Ratu Inggris Elizabeth II. (AP Photo/Joel Ryan)

    Sir Paul McCartney tampil dalam konser Ratu Jubilee di depan Istana Buckingham, London, 4-6, 2012. Konser ini merupakan bagian dari empat hari perayaan untuk menandai 60 tahun masa pemerintahan Ratu Inggris Elizabeth II. (AP Photo/Joel Ryan)

    TEMPO.CO, Jakarta - Hampir lima dekade lalu, nama Beatles merajai tangga lagu dunia. Lima puluh tahun lalu pun, David Frost mewawancarai Paul McCartney tentang rencana masa depannya. "Aku ingin segera pensiun," ujar dia. Kini saat para pria asal Inggris itu sudah menua dan bahkan beberapa telah meninggal, Frost kembali mewawancari McCartney.

    McCartney dalam wawancara yang akan disiarkan bulan depan, menurut The Guardian, banyak bicara tentang hubungan para anggota The Beatles. Ini merupakan sesuatu yang jarang diungkapkan pria yang sudah menikah tiga kali ini. Ia mengungkapkan bahwa Yoko Ono, janda Jhon Lennon, bukanlah penyebab band asal Liverpool ini bubar.

    "Dia bukanlah yang memecah kelompok band ini. Band memang sudah dalam tahap perpecahan," kata pria berusia 70 tahun ini kepada Frost. Pernyataan tersebut menghapus rumor yang selama ini beredar oleh para penggemar berat The Beatles, yaitu bahwa Yoko Ono adalah pemicu kehancuran band.

    Peran Ono, McCartney melanjutkan, justru amat besar. Sebab, tanpa perempuan asal Jepang itu, Jhon Lennon tak mungkin menulis lagu avant garde Imagine. "Aku rasa dia tak mungkin menulisnya tanpa Yoko. Jadi aku rasa, dia tak bisa disalahkan untuk semuanya," kata pria yang aktif bersolo ini.

    Ketika Yoko masuk ke kehidupan Lennon, sisi avant gardenya telah memikat vokalis utama The Beatles itu. "Sudut pandang Yoko telah membuat Jhon sangat tertarik. Jadi, ini hanya soal waktu Jhon akan keluar dari band atau tidak. Karena suatu saat dia pasti keluar," kata McCartney.

    McCartney mengenang bahwa perpisahan yang terjadi pada 1970-an itu tidaklah terlalu buruk. Sebab, The Beatles telah memiliki "bentuk bermusik yang rapi" sehingga perpecahan tidaklah seburuk yang dibayangkan.

    Namun, kata dia, Yoko memang tak terlalu nyaman bergaul dengan anak-anak The Beatles. Ia mengingat bahwa Yoko tak suka dengan Allen Klein, seorang pengusaha yang berusaha menguasai Beatles ketika manajer grup Brian Epstein meninggal pada 1967.

    McCarney, dalam tiga pernikahannya, kini memiliki enam anak dan delapan cucu. "Menjadi ayah, kakek, adalah hal terkeren saat ini," ujar pemain bass sekaligus pemain keyboard ini.

    DIANING SARI

    Berita Terpopuler
    Ksatria Baja Hitam Munculkan Dari Mata Sang Garuda

    Makna Dari Mata Sang Garuda Pee Wee Gaskins

    Garuda di Dada Bagus ''Netral'' 

    Lagu Dari Mata Sang Garuda Dibuat Hanya 25 Menit

    Semangat Sumpah Pemuda bagi Barry Likumahua

    Resep Awet Kelompok Chicago: Cinta dan Gairah


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.