Poppy Melompat Lebih Tinggi

Reporter

Editor

Poppy Sovia. TEMPO/Arnold Simanjuntak

TEMPO Interaktif, Jakarta - Poppy di simpang jalan. Kuliahnya di jurusan periklanan tinggal selangkah lagi lulus semester keempat pada 2007. Tapi, tawaran untuk bermain film enggan dia lepas begitu saja. Apalagi ditangani oleh Rudy Soedjarwo, yang dikenal dengan karya-karya hit, seperti Ada Apa dengan Cinta, Mengejar Matahari, dan Mendadak Dangdut.

"Saya pikir lebih baik kesempatan ini diambil," kata Poppy Sovia Subhianty, Rabu lalu, di Black Cat Restoran, Arcadia Senayan, Jakarta Selatan.

Pilihan Poppy berhenti kuliah dan memilih bermain film itu bisa jadi pilihan yang tepat. Debutnya dalam film Mengejar Mas-mas itu bersinar hingga masuk nominasi pemeran utama wanita terbaik Festival Film Indonesia 2007. Sebelumnya, dia belajar banyak kepada Garin Nugroho dan para pemain film televisi Supermodel, seperti Sandy Harun.

"Saya dibilang kurang begini kurang begitu, senang saya. Jadi lebih banyak belajar," ujarnya semringah.

Sifat tomboinya yang diketahui oleh agennya menjadi keberuntungan. Dia diajak main dalam Supermodel memerankan gadis tomboi. Itu pun, "Last minute si pemeran aslinya tak bisa ikut akting." Karena tomboi pula, dia baru belajar jalan dengan sepatu tumit tinggi untuk film layar lebar Barbi3.

Bakat ibunya di bidang seni menurun kepada si sulung 2 bersaudara ini. Ibunya pandai memetik gitar. Makanya Poppy juga lihai bermain gitar. Sebelum terjun ke dunia akting, dia tercatat sebagai bassist pada 2 band cewek saat masih di sekolah menengah atas: Girl Music Five dan Million--bersama Cameria Happy Paramitha, anggota The Virgin.

Dengan band Million-lah Poppy menjadi model iklan permen. Sejak itu, mengejar casting menjadi pekerjaannya. "Saya kejar uangnya, terus terang," ujarnya. Si teteh--begitu Poppy biasa dipanggil di rumah--merasa bertanggung jawab atas kehidupan keluarganya, bersama ibu dan adiknya. Makanya, saat pertama masuk dunia hiburan, prioritasnya adalah honornya yang besar.

Sukses, kehidupan Poppy dan keluarganya melompat. "Saya bisa bantu mama. Adik saya juga bisa kuliah." Tapi, sekarang, dia melihat sisi positif yang lebih utama dari tawaran yang ada. "Bergaul dengan banyak komunitas dan mengembangkan wawasan." Termasuk soal berakting.

Dia tak ragu-ragu berguru selama 2 tahun sampai 2010 dengan Monty Tiwa di Moviesta, rumah produksi Monty. Untuk mempraktekkan latihan seni perannya, sampai-sampai seorang perempuan yang dia pandangi dengan sinis merasa kesal. "Padahal itu latihan karakter dalam film Barbi3," ujarnya.

Dibentak Monty hampir menjadi menu harian Poppy. "Saya katanya memang mesti digituin biar sadar." Toh, bentakan dan terapi kejut Monty berbuah. Kini, jadwal syuting film layar lebar dan televisi serta pemotretan untuk majalah begitu padatnya.

Kegiatan Poppy tak hanya di Jakarta, tapi juga di luar kota. Kalau dulu dia tak membayangkan bisa naik pesawat, sekarang malah dalam satu hari bisa 2 kali naik pesawat. "Dari Bali ke Jakarta untuk promo, terus ke Bali lagi," kata Popeye--panggilannya di lingkungan film, sambil terkekeh.

Meski sudah dikenal publik, dia masih mau belajar lagi. "Saya mau ke IKJ (Institut Kesenian Jakarta) di film, sinematografi." Targetnya, bisa menjadi pemain dan orang di belakang layar yang baik. Institut itu cinta pertamanya saat lulus SMA pada 2002. Lantaran belum terjangkau, dia memilih sekolah pariwisata dan akhirnya Jurusan Periklanan di Bina Sarana Informatika.

Cita-citanya pun masih sama, menjamin kehidupan ibu dan adiknya yang sedang menyelesaikan skripsinya di Universitas Negeri Jakarta. Membuka restoran adalah mimpinya. Karena masih banyak yang ingin dikejar itu, dia memilih tidak pacaran dulu. "Belum tahu kapan. Yang jelas, aku mau fokus ke entertainment dulu," ujarnya.

l YOPHIANDI

Biodata
Nama: Poppy Sovia Subhianty
Kelahiran: Sukabumi, 23 September 1984
Pekerjaan: pemain film
Pendidikan:
l Grup Studi Pelatihan Pariwisata, Jakarta (2002, tidak selesai)
l Bina Sarana Informatika Jurusan Periklanan, Tangerang, Banten (2005-2007)

Album: Kembali (bersama band Million)

Iklan: Permen Blaster, Permen Nano-Nano

Filmografi:
l Mengejar Mas-mas (2007)
l The Butterfly (2007)
l Otomatis Romantis (2008)
l Barbi3 (2008)
l Si Jago Merah (2008)
l Kalau Cinta Jangan Cengeng (2009)
l Benci Disko (2009)
l Keramat (2009)
l Catatan Si Boy (2011)






Baim Wong Klaim Konten Prank KDRT-nya tidak untuk Rendahkan Polisi

7 Oktober 2022

Baim Wong Klaim Konten Prank KDRT-nya tidak untuk Rendahkan Polisi

Baim Wong mengklaim video prank laporan KDRT-nya ke polisi untuk edukasi ke masyarakat


Baim Wong dan Paula Verhoeven Penuhi Panggilan Polisi soal Video Prank KDRT

7 Oktober 2022

Baim Wong dan Paula Verhoeven Penuhi Panggilan Polisi soal Video Prank KDRT

Pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan polisi atas tuduhan laporan palsu karena membuat konten prank KDRT


Video Porno Mirip Nagita Slavina, Polisi: Palsu, Hasil Editan

15 Januari 2022

Video Porno Mirip Nagita Slavina, Polisi: Palsu, Hasil Editan

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKB Wisnu Wardhana mengatakan pemeran dalam video porno yang viral di media sosial bukanlah Nagita Slavina


Polisi Bantah Punya Daftar Artis Pengguna Narkoba

15 Januari 2022

Polisi Bantah Punya Daftar Artis Pengguna Narkoba

Dugaan ini mencuat setelah polisi menangkap empat artis di awal 2022 karena narkoba,


Pengacara Minta Nia Ramadhani Direhabilitasi, Alasannya Pecandu Berat

12 Januari 2022

Pengacara Minta Nia Ramadhani Direhabilitasi, Alasannya Pecandu Berat

Kuasa hukum Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Wa Ode Nur Zainab, membantah pernyataan hakim yang menyebut kliennya memakai sabu hanya untuk senang-senang


Bantah Asal Tangkap Naufal Samudra, Polisi: Ada Dua Alat Bukti

9 Januari 2022

Bantah Asal Tangkap Naufal Samudra, Polisi: Ada Dua Alat Bukti

Penangkapan Naufal Samudra jadi pertanyaan karena polisi tidak menemukan barang bukti narkotika dan tes urine negatif.


Dinkes DKI Pastikan Ashanty tak Dapat Perlakuan Khusus

9 Januari 2022

Dinkes DKI Pastikan Ashanty tak Dapat Perlakuan Khusus

Dinas Kesehatan DKI Jakarta memastikan tidak ada perlakuan khusus terhadap penyanyi Ashanty yang baru kembali dari Turki dan terpapar virus corona.


Tarif Cassandra Angelie Rp 30 Juta, Polisi Bantah Pelanggannya Pejabat

4 Januari 2022

Tarif Cassandra Angelie Rp 30 Juta, Polisi Bantah Pelanggannya Pejabat

Cassandra Angelie mengaku sudah lima kali beroperasi dengan tarif sekali kencan sebesar Rp30 juta.


Polisi Tangkap Artis Sinetron CA Atas Dugaan Kasus Prostitusi

31 Desember 2021

Polisi Tangkap Artis Sinetron CA Atas Dugaan Kasus Prostitusi

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menangkap seorang artis sinetron berinisial CA dalam kasus dugaan prostitusi.


Artis Inisial BJ yang Ditangkap karena Narkoba adalah Bobby Joseph

12 Desember 2021

Artis Inisial BJ yang Ditangkap karena Narkoba adalah Bobby Joseph

Sosok artis peran berinisial BJ yang ditangkap polisi karena dugaan penyalahgunaan sabu diketahui adalah Bobby Joseph.