Ariel Minta Dibebaskan dari Tuntutan Pidana  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ariel. TEMPO/Prima Mulia

    Ariel. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO Interaktif, Bandung - Tim penasehat hukum terdakwa Nazriel Irham menolak tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut kliennya lima tahun penjara. Pasalnya, menurut salah satu penasehat hukum, Afrian Bondjol, dalam persidangan pemeriksaan sebelumnya tak satupun saksi maupun alat bukti lainnya yang bisa membuktikan keterlibatan Ariel dalam membantu penyebaran video porno kliennya.

    "Dalam pembelaan kita minta agar majelis hakim membebaskan Nazriel Irham dari segala dakwaan dan tuntutan pidana," katanya seusai sidang di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (13/1).

    Dari pantauan di lokasi, sidang yang di mulai sekitar pukul 09.15, berakhir sekitar pukul 11.00. Dalam sidang Ariel sempat membacakan pledoi yang dibuatnya sendiri sebanyak tiga halaman.

    Sementara itu jaksa penuntut Rusmanto menyatakan pihaknya akan menyampaikan tanggapan atas pledoi terdakwa dalam sidang berikutnya.

    Dalam sidang Kamis (6/1) pekan lalu, jaksa menuntut Ariel dengan hukuman lima tahun penjara serta denda Rp 250 juta subsider tiga bulan kurungan. Ariel dituntut berdasarkan pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi jom pasal 56 ke-2 KUHP.

    Erick P. Hardi
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?