Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gairah Etnik Fusion Bali  

image-gnews
Abiyoga Group. (TEMPO/Rofiqi Hasan)
Abiyoga Group. (TEMPO/Rofiqi Hasan)
Iklan
TEMPO Interaktif, Nada-nada piano dimainkan Mari Nabeshima meningkahi kor paduan suara yang menjadi vokal latar. Uniknya, piano itu mendentingkan bunyi-bunyi pentatonik layaknya sebuah gamelan. Beberapa saat kemudian, barulah pukulan selonding (salah-satu alat gamelan Bali) benar-benar terdengar menggambarkan kelincahan dan keriangan suasana.

Musik pun mengalir utuh ketika berpadu dengan permainan gitar dan pukulan drum. Gitar yang dimainkan Abiyoga menjadi melodi yang merajut pertautan bas, drum, flute, dan piano dengan instrumen tradisional, seperti gamelan, rindik, kendang, serta suling. ”Kami berusaha agar perpaduan itu bukan yang sekadar sebuah penempelan,” kata Kadek Suardana, komponis lagu bertajuk Tajen itu, yang dimainkan oleh Abiyoga Group di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Bali, Sabtu pekan lalu.

Komposisi itu berusaha menampilkan suasana tajen alias adu ayam jago, yang biasanya digelar masyarakat Bali menjelang upacara ritual di pura. Meski kerap dikeluhkan sebagai bentuk perjudian yang memanfaatkan momentum keagamaan, bagi warga Bali, tajen identik dengan persaudaraan dan keakraban serta kehangatan hubungan pribadi.

Abiyoga Group juga menyuguhkan lima komposisi lainnya. Yang lebih kental corak etniknya adalah komposisi berjudul Gineman dan Angkat Angkatan. ”Inspirasinya memang dari gamelan di pewayangan,” ujar Kadek.

Gineman adalah musik yang mengantarkan suasana kontemplatif dengan tempo pelan. Lambat laun musik makin dinamis seiring dengan kayonan (tokoh) wayang yang mulai menari. Pada lagu ini, tempo kembali dipadu oleh suara gitar. Adapun Angkat Angkatan sebenarnya komposisi yang menandai peralihan cerita pada wayang. Kadek membuatnya jauh lebih rancak.

Kadek bukanlah orang baru di dunia seni musik tradisional. Pria kelahiran Denpasar pada 1956 itu menyelesaikan pendidikan di Konservatori Musik Tradisional dan melanjutkan di Akademi Seni Tari Indonesia. Pengalaman musiknya, antara lain, menjadi komposer dan menulis dramaturgi untuk Australian Based The One Extra Company’s Production Dancing Demons (1990) berdasarkan cerita Ramayana. Menjadi komposer Gothenburg Opera Ballet (Swedia) untuk pementasan karya Bima (1996).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pada 1998, Kadek ikut menggarap soundtrack untuk drama televisi Api Cinta Antonio Blanco produksi Jatayu Cakrawala Film, yang berhasil meraih Piala Vidia di Festival Sinetron Indonesia 1998. Pada tahun yang sama, ia mendirikan Yayasan Arti Denpasar bersama Gde Aryantha Soethama, Dewa Gede Palguna, dan Ulf Gadd. Di bawah pimpinannya, Yayasan Arti Denpasar telah memproduksi berbagai pementasan tari yang didasarkan pada seni tradisional, seperti Gambuh Macbeth (1998), Ritus Legong (2002), Tajen I ( 2002), dan Tajen II (2006).

Pengamat musik Wayan Dibia menilai komposisi yang dimainkan memang sudah cukup utuh dan enak dinikmati, namun belum menunjukkan inovasi yang baru dalam upaya menampilkan musik semacam itu. “Sudah sering kita dengar sehingga sulit dibedakan dengan kelompok yang lain,” ujar guru besar Institut Seni Indonesia Denpasar itu. Cirinya, ia menambahkan, yang sudah berkembang sejak 1970-an, adalah pemanfaatan selonding, kendang, dan seruling dari sisi musik tradisional.

Wayan Dibia berharap lebih banyak eksplorasi pada sisi teknik petikan ataupun pukulan dari tiap-tiap alat sehingga bisa dihasilkan bunyi yang berbeda. Pada drum, misalnya, sangat dimungkinkan untuk dibunyikan layaknya gendang. “Tantangannya kemudian adalah menampilkan komposisi dengan bunyi-bunyi alternatif itu.”



ROFIQI HASAN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Daftar 10 Tembang Paling Hits dan Enak dari MLTR yang Lusa Tampil di Yogya

4 November 2022

Personil Michael Learns to Rock (MLTR) Kare Wanscher (kanan), Jascha ritcher (tengah), Mikkel Lentz (kiri) saat konser di Palembang Sport and Convention Center, Sumatera Selatan, Jumat, 6 Oktober 2017. ANTARA/Feny Selly
Daftar 10 Tembang Paling Hits dan Enak dari MLTR yang Lusa Tampil di Yogya

Tercatat sudah ada 9 album yang telah dirilis MLTR singkatan Michael Learns To Rock. Simak 10 tembang paling hits MLTR yang enak didengar.


Michael Learns To Rock Gelar Konser Musik di Oktober, Ini Sederet Albumnya

6 Agustus 2022

Michael Learns to Rock, grup musik asal Denmark. Foto: Instagram/@michaellearnstorock
Michael Learns To Rock Gelar Konser Musik di Oktober, Ini Sederet Albumnya

Grup slow rock asal Denmark itu bakal melakukan konser musik di Oktober nanti. Jakarta dan Surabaya.


Konser Musik Dunia: Michael Learns To Rock Bakal Manggung di Indonesia di Oktober

5 Agustus 2022

Personel Michael Learn To Rock (MLTR), Jascha Richter beraksi dalam konsernya di Solo, Jawa Tengah, 11 Februari 2016. TEMPO/Ahmad Rafiq
Konser Musik Dunia: Michael Learns To Rock Bakal Manggung di Indonesia di Oktober

Promotor Color Asia Live, salah satu sponsor konser musik dunia itu, David Ananda mengatakan konser MLTR akan berlangsung di Jakarta dan Surabaya.


Harga Tiket Konser Westlife di Jakarta, Mulai Dijual 28 Mei 2022

24 Mei 2022

Penampilan Westlife saat menghibur penggemarnya dalam acara Borobudur Symphony 2019 di Komplek Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 31 Agustus 2019. Boyband legendaris asal Irlandia itu membawakan beberapa lagu terbaiknya seperti
Harga Tiket Konser Westlife di Jakarta, Mulai Dijual 28 Mei 2022

Tiket konser Westlife The Wild Dreams Tour di Jakarta mulai dijual Sabtu, 28 Mei 2022 dengan harga termurah Rp 1,45 juta.


Westlife Gelar Konser di Jakarta 11 Februari 2023, Bakal Ada Kejutan Spesial

24 Mei 2022

Westlife The Wild Dreams Tour 2023. Dok. PK Entertainment / Sound Rhythm.
Westlife Gelar Konser di Jakarta 11 Februari 2023, Bakal Ada Kejutan Spesial

Konser Westlife di Jakarta akan menghadirkan semua lagu-lagu hits mereka yang dikemas dalam pertunjukan spektakuler dan kejutan spesial lainnya.


Billie Eilish Hentikan Konser Demi Selamatkan Penggemar yang Kesulitan Bernapas

8 Februari 2022

Penyanyi Billie Eilish berpose dengan busana serba Chanel saat tampil di karpet merah Piala Oscar ke-92 di Hollywood, Los Angeles, 10 Februari 2020. REUTERS/Mike Blake
Billie Eilish Hentikan Konser Demi Selamatkan Penggemar yang Kesulitan Bernapas

Billie Eilish menghentikan sementara konser di Atlanta setelah melihat penggemar kesulitan bernapas dan meminta bantuan staf untuk memeriksanya.


Konser Offline TWICE Hari Pertama Dibatalkan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

17 Desember 2021

Grup K-Pop TWICE. Foto: Twitter @JYPTWICE.
Konser Offline TWICE Hari Pertama Dibatalkan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

TWICE membatalkan konser offline hari pertama yang digelar pekan depan di Seoul karena lonjakan kasus Covid-19 di Korea Selatan.


#dirumahaja, Tonton Konser One World: Together At Home di Joox

17 April 2020

Billie Eilish berpose saat menghadiri Brit Awards di O2 Arena, London, Inggris, 18 Februari 2020. Penyanyi 18 tahun itu tampil unik mengenakan busana dari koleksi Burberry dari ujung kepala sampai ujung kaki.  REUTERS/Simon Dawson
#dirumahaja, Tonton Konser One World: Together At Home di Joox

Konser virtual yang menampilkan deretan musikus dunia seperti Billie Eilish dan Charlie Puth, disiarkan Joox pada 19 April 2020.


Oh Wonder Bakal Konser di Jakarta

6 Februari 2020

Oh Wonder, duo alternatif-pop dari London, Inggris. (Instagram - @ohwondermusic)
Oh Wonder Bakal Konser di Jakarta

Konser Oh Wonder di Jakarta merupakan bagian dari tur dunia yang dilakukan duo alternatif-pop asal London, Inggris itu tahun ini.


ONE OK ROCK Bakal Manggung di Istora Senayan Jakarta

14 Januari 2020

ONE OK ROCK (www.oneokrock.com)
ONE OK ROCK Bakal Manggung di Istora Senayan Jakarta

Tiket konser grup band rock asal Jepang ONE OK ROCK mulai dijual pada 20 Januari 2020.