Tiran, Mati Lucu Campur Mesum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Susana (diperankan Dewi Persik) dan Ody (Indra L. Brugman) adalah pasangan pengantin baru yang sedang panas-panasnya. Hidup mereka mulai terganggu saat membeli ranjang dan kasur pegas untuk rumah baru mereka.

    Susan mulai sering kesurupan. Begitu juga Ody yang sering mimpi buruk diganggu seorang setan perempuan, dan anak-anak. Kasur itu ternyata saksi bisu saat perempuan itu dibantai oleh si bapak kos.

    Film berjudul Tiran: Mati di Ranjang diproduksi Maxima Pictures ini ditayangkan pertama kalinya di Plaza FX, Jakarta Pusat, Senin (29/3) (siang ini. Arie Azis sebagai sutradara film bergenre horor, dan tentu saja, adegan mesum.

    Setidaknya ada dua adegan mesum yang hilang di film ini. Pertama cumbuan dan ciuman Dewi dan Indra di atas ranjang, serta adegan doggy style dua pemain figuran di film ini. "Dipotong lembaga sensor," kata Ody Mulya Hidayat, produser film ini.

    Aktris panas Taiwan Zuzana Chang dipasang di film ini. Zuzana tak punya peran khusus, kecuali hanya dia satu-satunya beradegan di kolam renang hanya dengan bikini. Meski, "semua yang ditayangkan masih sopan," kata Indra, usai pertunjukan film perdananya itu.

    Bila anda mengharapkan horor di film ini, siap-siap saja kecewa. Sutradara tampak ingin meniru hantu perempuan dan anak-anak seperti di film The Ring, dan The Grudge. Juga meniru kekejian dengan adegan menggergaji hingga mati leher salah seorang pemeran. Sayangnya Malah terlihat konyol.

    Selain musik pengiring yang diseram-seramkan dan terus menyalak sepanjang film, kedua hantu tampak kocak. Seperti gelak tawa yang terdengar di balik bangku penonton, saat kedua hantu itu muncul mencoba mengagetkan penonton. Malah Lucu.

    MUSATAFA SILALAHI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto