Jason Mraz: Penyanyi dan Penulis Lagu Amerika Serikat, Kerap Suarakan Isu Sosial

Reporter

Balqis Primasari

Editor

Dwi Arjanto

Jumat, 24 Juni 2022 00:46 WIB

Musisi asal Amerika Serikat Jason Mraz ketika menghibur penggemarnya di Lapangan D Senayan Jakarta, (22/06). Konser bertajuk "Tour Is a Four Letter Word" merupakan konser Asia pertama dan rangkaian peluncuran album "Love is a Four Letter of Word." Tempo/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta -Siapa yang tak kenal Jason Mraz, lenyanyi dan penulis yang terkenal akan gitaris akustik asal Amerika Serikat. Dia dibesarkan dengan latar belakang musik sedari kecil. 

Melansir dari situs panggung aceshowbiz, putra dari pasangan Tom Mraz dan June di Virginia lahir pada 23 Juni tahun 1977. Sebagai bagian dari keturunan Ceko, Mraz memiliki nama belakang Frost, yang artinya dalam bahasa Ceko yaitu dingin. 

Tidak menyelesaikan pendidikannya di Akademi Musik dan Drama Amerika, penyanyi ini memutuskan mengasah bakatnya menyanyi di sekitar Big Apple, yang kemudian membuat Mraz pindah ke San Diego. Bersama drummer Noel “Toca” Rivera, ia sering tampil menyanyi di sekitar kedai kopi. 

Setelah menandatangani kontrak dengan Elektra Records, lelaki berusia 45 tahun ini merilis album studo debutnya “Waiting for My Rocket to Come”. Mraz mengembangkan minat musiknya ke genre pop rock, atau rock alternatif ke dalam album musiknya, termasuk The Remedy (I Don’t Worry), Both You and I dan Curbside Prophet yang menempati nomor dua di Billboard Heatseekers. 

Kepopuleran Mraz membuat ia berkolaborasi dengan Steve Lillywhite, produser asal Inggtis yang terkenal pada karya Coldplay, The Rolling Stones, dan Dave Matthews Band. 

Setelah pernikahannya dengan Sheridan Edley kandas tahun 2001, penulis lagu ini menikahi Christina Carano di kampung halamannya Mechanicsville, Virginia. 

Jason Mraz Sebagai Aktivis Sosial

Jason Mraz juga memiliki daya kritis akan isu-isu mencakup, lingkungan, hak asasi manusia, dan kesetaraan LGBT. Dikutip dari berbagai situs, aktivis sosial ini mengidentifikasi diri sebagai biseksual, membahas tentang perjuangan kaum LGBT yang mendukung hak-hak mereka. 

Pada tahun 2011, Yayasan Jason Mraz menggelar kegiatan amal di bidang kesetaraan manusia, pelestarian lingkungan, dan pendidikan. Menerima Penghargaan Air Bersih tahun 2010 dari Sufrider Foundation, karena membantu pelestarian lautan dan pantai dunia. 

Ia juga mengunakan lagunya I’m Yours dalam meningkatkan kesadaran sebagai upaya organisasi nirlaba yang melindungi bumi. Terakhir, Mraz menyumbangkan semua keuntungan dari album Look for the Good ke Black Lives Matter dan organisasi lain yang bekerja dalam bidang kesetaraan dan keadilan. 

BALQIS PRIMASARI
Baca : Jejak Sepak Terjang Aerosmith, Grup Musik Tercadas Asal Amerika Serikat  






Amerika Serikat Berencana Beli Sistem Pertahanan Rudal untuk Ukraina, Apa Itu NASAMS?

10 jam lalu

Amerika Serikat Berencana Beli Sistem Pertahanan Rudal untuk Ukraina, Apa Itu NASAMS?

NASAMS sistem pertahanan udara berbasis darat jarak pendek hingga menengah akan dibeli Amerika Serikat untuk Ukraina


Ghislaine Maxwell Divonis 20 Tahun Penjara atas Perdagangan Seks

10 jam lalu

Ghislaine Maxwell Divonis 20 Tahun Penjara atas Perdagangan Seks

Sosialita asal Inggris Ghislaine Maxwell dijatuhi hukuman 20 tahun penjara karena membantu pebisnis Jeffrey Epstein melakukan pelecehan seksual terhadap gadis remaja.


Amerika Serikat Tuding 5 Perusahaan China Dukung Militer Rusia

13 jam lalu

Amerika Serikat Tuding 5 Perusahaan China Dukung Militer Rusia

Pemerintah Amerika Serikat menuding 5 perusahaan di China mendukung militer dan basis industri pertahanan Rusia, menyusul invasi Moskow di Ukraina


51 Migran Tewas dalam Truk di Texas, Dua Warga Meksiko Didakwa Amerika Serikat

14 jam lalu

51 Migran Tewas dalam Truk di Texas, Dua Warga Meksiko Didakwa Amerika Serikat

Juan Francisco D'Luna-Bilbao dan Juan Claudio D'Luna-Mendez, warga negara Meksiko, telah didakwa memiliki senjata api saat tinggal di Amerika Serikat


Iran Ingin Masuk BRICS, Rusia: Bukti Barat Gagal Mengisolasi Moskow

1 hari lalu

Iran Ingin Masuk BRICS, Rusia: Bukti Barat Gagal Mengisolasi Moskow

Rusia menunjukkan keinginan Iran masuk BRICS sebagai bukti bahwa Barat, yang dipimpin oleh AS, gagal mengisolasi Moskow setelah invasi ke Ukraina


46 Imigran Gelap Tewas di Kontainer, Petugas Menemukan Tumpukan Mayat

1 hari lalu

46 Imigran Gelap Tewas di Kontainer, Petugas Menemukan Tumpukan Mayat

Petugas menemukan "tumpukan mayat" 46 imigran gelap dan tidak ada tanda-tanda air di dalam truk, yang ditinggalkan di sebelah rel kereta api


46 Imigran Gelap Tewas dalam Kontainer di AS, Saksi Dengar Teriakan Minta Tolong

1 hari lalu

46 Imigran Gelap Tewas dalam Kontainer di AS, Saksi Dengar Teriakan Minta Tolong

Kasus kematian 46 imigran gelap dalam kontainer di San Antonio, terungkap setelah seorang saksi men dengar ada suara teriakan minta tolong.


Konsul Meksiko Bantu Identifikasi 42 Migran Tewas dalam Truk di Amerika Serikat

1 hari lalu

Konsul Meksiko Bantu Identifikasi 42 Migran Tewas dalam Truk di Amerika Serikat

Meksiko mengatakan konsul Meksiko sedang dalam perjalanan ke lokasi di mana 42 orang ditemukan tewas dalam truk di San Antonio, Amerika Serikat


Sedikitnya 42 Orang Ditemukan Tewas dalam Truk di San Antonio Amerika Serikat

1 hari lalu

Sedikitnya 42 Orang Ditemukan Tewas dalam Truk di San Antonio Amerika Serikat

Sedikitnya 42 orang ditemukan tewas di dalam sebuah truk trailer pada Senin di San Antonio, Texas, Amerika Serikat


Pertarungan Panjang tentang Hak Aborsi setelah MA Amerika Serikat Batalkan Roe V Wade

1 hari lalu

Pertarungan Panjang tentang Hak Aborsi setelah MA Amerika Serikat Batalkan Roe V Wade

Keputusan MA Amerika Serikat melarang aborsi menimbulkan reaksi pro dan kontra, yang tampaknya akan berlarut-larut.