8 Tahun Lalu Morgan Oey Hengkang dari SMASH, Sukses di Dunia Film

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Morgan Oey saat ditemui dalam malam penganugerahan Festival Film Tempo 2017 di Epicentrum XXI Jakarta, 27 November 2017. TEMPO/Nurdiansah

    Aktor Morgan Oey saat ditemui dalam malam penganugerahan Festival Film Tempo 2017 di Epicentrum XXI Jakarta, 27 November 2017. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, JakartaMorgan Oey yang merupakan salah seorang personil boygroup asal Tanah Air memutuskan untuk hengkang dari grup yang membesarkan namanya, yaitu SMASH pada hari ini, 25 September, 8 tahun lalu.

    Setelah meninggalkan SMASH, karirnya sebagai personil boygroup, pria bernama lengkap Handi Morgan Winata ini fokus di dunia akting dan telah membintangi beberapa film. Ia juga mendapatkan peran di sejumlah iklan, sinetron, dan FTV. Inilah beberapa film yang pernah dibintangi Morgan Oey.

    2014: Assalamualaikum Beijing
    2015: Air Mata Surga
    2015: Ngenest
    2016: Dreams
    2016: Jilbab Traveler: Love Sparks in Korea
    2016: Winter in Tokyo
    2016: Melbourne Rewind
    2017: Moon Cake Story
    2017: Sweet 20
    2018: Arini
    2018: Koki-koki Cilik
    2018: Belok Kanan Barcelona
    2018: The Night Come For Us
    2018: Generasi Micin
    2019: My Stupid Boss 2
    2019: Mahasiswa Baru
    2019: Love is a Bird
    2019: Eggnoid: Cinta & Portal Waktu
    2021: Will

    Morgan Oey pun pernah membintangi beberapa sinetron populer, yaitu Putih Abu-abu, Cinta Cenat-cenut, Surat Kecil Untuk Tuhan the Series, dan Kau yang Berasal dari Bintang. Pada 2020 hingga 2021, Morgan membintangi sebuah FTV Catatan Harianku.

    Morgan Oey pun menorehkan prestasi sebagai aktor. Penghargannya antara lain Piala Maya 2015, Indonesian Box Movie Awards 2016, Festival Film Bandung 2017, Festival Film Bandung 2018, Indonesian Movie Actors Awards 2019. 

    VALMAI ALZENA KARLA 

    Baca: SMASH 1 Dekade, Morgan Oey Balik Disambut Gegap Gempita


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.