Film Aum! Siap Tayang di Bioskop Online 30 September 2021

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster film Aum! Foto: Goodwork

    Poster film Aum! Foto: Goodwork

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebulan setelah peluncuran teasernya, film Aum! akan tayang di Bioksop Online pada 30 September 2021. Film berlatar belakang kehidupan di tahun 1998 ini dibintangi Chicco Jerikho, Jefri Nichol, Aksara Dena, dan Agnes Natasya Tije.

    Damar Ardi, produser film ini mengisahkan perjalanannya bersama dengan Bambang 'Ipoenk' K.M untuk bisa memproduksi film ini. Berawal dari ide Ipoenk yang memiliki ide cerita film yang berlatar belakang masa reformasi 1998. Mereka akhirnya membawa ide cerita film ini ke acara Jogja Future Project 2018 dan bertemu dengan Angga Sasongko.

    “Memasukkan proyek film ke Jogja Future Project, lolos seleksi, presentasi ke beberapa pihak, investor ketemu Angga Dwimas Sasongko. Dia tertarik dan bersepakat memproduksi film ini dengan Visinema Pictures atau Bioskop Online,” ujar Damar dalam acara konferensi pers yang digelar secara virtual, Jumat, 24 September 2021.

    Konferensi pers film Aum! Kredit foto: Goodwork

    Meski latar belakang film bergenre drama ini adalah tahun 1998, namun menurut Damar kisahnya akan berbeda. Mereka tidak memfokuskan pada peristiwa besar yang terjadi di tahun itu. “Yang ingin kita angkat cerita pinggirannya, sekelompok aktivis atau mahasiswa yang menjadi fokus kita,” ujarnya.

    Untuk bisa mewujudkan suasana seperti 1998, Damar dan timnya melakukan riset. Mereka juga menanyakan ke beberapa orang yang mengalami peristiwa langsung. “Jadi pas syuting bisa seautentik mungkin,” katanya.

    Sementara Ipoenk sebagai sutradara mengakui sedikit kesulitan ketika menerapkan suasana produksi di tahun 1998 ke filmnya. Ia juga harus memasukkan aspek rasio yang dipakai pada 98 dalam proses pembuatan. “Tahun itu, budayanya masih televisi tabung, ingin menariknya di situ. Dulu buat film, mimpinya enggak diputar di bioskop terlalu jauh, jadi di televisi,” ujarnya.

    Adegan di film Aum! Kredit foto: Goodwork

    Tantangan lain yang dihadapi mereka saat produksi film ini adalah waktu syuting yang hanya tujuh hari. Dengan kondisi pandemi, selaku produser, Damar harus memastikan semua berjalan sesuai aturan protokol kesehatan yang ketat. “Tujuh hari full, enggak ada tambahan, tujuh hari pas,” ujarnya.

    Sementara bagi Ipoenk, memaksimalkan waktu syuting membuatnya harus menyamakan visi dengan seluruh pemain dan kru. Terutama bagi para kru yang harus terbiasa syuting dengan cara lama dan berbeda dengan masa sekarang. “Transfer perasaan itu yang berat sebenarnya, semua tim harus merasakan hal yang sama,” ujar Ipoenk.

    Beruntung, ia tertolong oleh energi yang diberikan para pemain. Padahal ini adalah kali pertama Ipoenk bekerja dengan Chicco Jerikho, Jefri Nichol, Agnes, dan Dena. “Ada adegan penting, 14 take 1 shot. Energinya enggak habis-habis, pemain yang bilang, 'Enggak bisa ini harus one take mas', itu kayak dikasih energi baru,” tuturnya.

    Adegan di film Aum! Kredit foto: Goodwork

    Film Aum! ini memiliki pesan tentang kebebasan berpendapat. Dalam trailer yang ditayangkan pada saat konferensi pers diperlihatkan Chicco berperan sebagai sutradara Panji. Sementara Agnes, berperan sebagai Linda, sang produser, yang selalu beradu argumen dengan Satria.

    Menariknya, Jeffri Nichol memerankan dua karaker dalam film Aum! ini, yakni sebagai Satria dan Surya. Satria adalah seorang mahasiswa, sedangkan Surya merupakan aktor. Sama dengan Jeffri, Aksara Dena juga memerankan dua karakter, sebagai Adam, kakak Satria dan intelejen. Karakter lainnya adalah Bram Sanjaya, seorang aktor yang menyebalkan.

    DEWI RETNO

    Baca juga: Film Aum! Dibintangi Jefri Nichol - Chicco Jerikho, Kisah Perjuangan di Era 1998


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.