Ibu Ageng, Mertua SBY Meninggal Petang Ini

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Paling kanan) Annisa Pohan bersama Sunarti Sri Hadiyah, ibunda dari Ani Yudhoyono. Instagram/@annisayudhoyono

    (Paling kanan) Annisa Pohan bersama Sunarti Sri Hadiyah, ibunda dari Ani Yudhoyono. Instagram/@annisayudhoyono

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibu mertua Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, Sunarti Sri Hadiyah atau yang akrab disapa Ibu Ageng meninggal pada Senin, 20 September 2021 pukul 17.45. Kabar meninggalnya ibunda Ani Yudhoyono ini diungkapkan oleh Agus Yudhoyono, cucunya di halaman Instagramnya, setengah jam lalu.

    "Telah berpulang ke Rahmatullah, eyang kami tercinta, Hj. Sunarti Sri Hadiyah binti Danu Sunarto (Ibu Ageng Sarwo Edhie Wibowo) hari ini, Senin 20 September 2021 karena sakit," tulis Agus pada awal unggahan foto-foto dengan mendiang tersebut. 

    Istri Sarwo Edhie Wibowo ini, kata Agus, dikenal sebagai sosok ibu dan eyang panutan yang selalu bijaksana, penuh semangat, cinta, dan pengayom keluarga. "Sosoknya begitu berkesan mendalam di hati kami semua. Almarhumah Memo selalu menyebutnya menjadi pamonge jagad dalam keluarga kami," tulis Agus. 

    Agus Harimurti Yudhoyono dan Hj. Sunarti Sri Hadiyah binti Danu Sunarto (Ibu Ageng Sarwo Edhie Wibowo. Instagram

    Agus meminta agar masyarakat ikut mengirimkan doa untuk neneknya. "Selamat jalan Ibu Ageng, husnul khatimah, insya Allah," tulisnya. 

    Sri Sunarti Sri Hadiyah, adalah istri Letnan Jenderal Sarwo Edhie Wibowo, mantan Kepala Staf Angkatan Darat dan Panglima RPKAD, yang kini disebut Kopassus. Usia ibu mertua SBY ini 91 tahun. Selama ini sosoknya sebagai sentral di keluarga besar SBY.  Ia menyaksikan dua anak kesayangannya, yakni Ani Yudhoyono dan Pramono Edhie Wibowo sudah berpulang mendahuluinya. 

    Baca juga: Rayakan Tahun Baru Sendiri, Ini yang Dilakukan SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.