Tidak Sangka Konten Parodi Soal Risma Jadi Masalah, Babe Cabita Panik

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komika, Babe Cabita. Foto:Youtube Deddy Corbuzier.

    Komika, Babe Cabita. Foto:Youtube Deddy Corbuzier.

    TEMPO.CO, Jakarta - Komedian, Babe Cabita mengaku tidak menyangka kontennya tentang Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma dibawa ke arah politik. Padahal tujuan awal dia membuat konten tersebut adalah untuk komedi.

    Priya Prayogha Pratama Tanjung alias Babe Cabita membuat konten yang memparodikan Risma sedang marah-marah. “Bu Rismanya enggak tahu ya marah atau enggak, kita yakin bu Risma santai. Aku kan komedian, konteksnya menghibur,” ujar Babe saat menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier, Rabu, 28 Juli 2021.

    Babe bercerita alasannya membuat konten parodi tersebut, karena Risma sosok yang viral. Terlebih, menurut Babe, konten yang dia buat memang rata-rata parodi. “Konteksnya sebuah komedi, harus diterima sebagai sebuah komedi. Tidak semua orang bisa menerima itu sebagai komedi,” ujar Deddy berpendapat.

    Pada saat konten dirilis, kata Babe, 3-5 jam pertama masih banyak komentar yang menganggapnya lucu. Namun lama-kelamaan, ia mulai menerima pesan dari akun-akun yang disebutnya pro-pemerintah. “Aku lihat akunnya, mereka menyerang orang-orang yang tidak pro-pemerintah, massa dari mereka menyerang ke IG aku," ujar Babe.

    Menteri Sosial Tri Rismaharini akan memperkuat layanan dapur umum dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan melibatkan pilar-pilar sosial, salah satunya Karang Taruna. Hingga saat ini, pengelolaan dapur umum masih membutuhkan banyak tenaga untuk memproduksi ribuan makanan siap saji.

    Akun-akun tersebut mulai menyerang Babe dari sudut pandang politik. Bahkan, kata Babe, mereka memanggilnya dengan sebutan kadrun. “Dianggap tidak pro-pemertinah, kadrun sengaja membuat video ini sebagai pembunuhan karakter kepada bu Risma. Kepikiran buat nyerang aja enggak ada,” ujar Babe menambahkan.

    Babe dan timnya masih santai menanggapi serangan-serangan dari akun tersebut. Mereka melihat pro dan kontra dalam komedi adalah hal biasa, meski ia tak berniat sama sekali melakukan sesuatu seperti yang dituduhkan.

    Kepanikan Babe dimulai saat ada seseorang yang mengaku dekat dengan  keluarga Risma meneleponnya. Orang tersebut meminta Babe untuk membuat video permintaan maaf untuk Risma. “Kau buatlah dulu video, video kau itu bahaya, pembunuhan karakter pencemaran nama baik, bisa diproses secara hukum,” ujar Babe menirukan ucapan orang tersebut.

    Dodit Mulyanto, Babe Cabita, dan Arie Kriting beserta sepeda motor kembar mereka. Foto: Instagram Dodit.

    Babe sendiri sempat mengusulkan mengundang Risma untuk konten selanjutnya sebagai klarifikasi kalau kontennya adalah komedi. Ia yakin, kalau Risma mau tampil di kontennya pasti akan viral. “Orang kan pasti rindu melihat sosok pemimpin yang masih mau main komedi, jadi rispek juga kan,” ujar Babe.

    Orang tersebut bukan satu-satunya yang menelepon Babe untuk kasus video itu. Babe juga mendapatkan telepon dari orang yang mengaku dari humas Kementerian Sosial. Bahkan Denny Sumargo juga ikut menelpon Babe dan menyarankan untuk menghapus videonya.

    Babe akhirnya menghapus konten tersebut dan mengunggah permintaan maaf. Dalam permintaan maaf yang diunggah, Ahad, 25 Juli 2021, Babe menyebut tujuan membuat video itu adalah untuk menghibur. “Tidak ada maksud kami sama sekali ingin menghina, atau menjatuhkan karakter seperti yang dibilang orang-orang di kolom komentar. Saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada ibu Risma yang terhormat."

    Senin, 26 Juli 2021, Muhammad Sholeh, melaporkan Babe Cabita ke Polda Jawa Timur di Surabaya. Ia mengatasnamakan warga Surabaya. Namun laporan itu ditolak. Polisi meminta Risma sendiri yang melapor bila merasa terhina.  

    DEWI RETNO

    Baca juga: Babe Cabita Dipolisikan karena Dianggap Hina Risma, Pelapor: Tidak Ada Lucunya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.