Awkarin Semprot Babe Cabita, Ada Apa?

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karin Novilda alias Awkarin saat berhijab. Instagram

    Karin Novilda alias Awkarin saat berhijab. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Selebgram, Awkarin menyemprot komika Babe Cabita. Penyebabnya, Babe Cabita memparodikan dugaan pelecehan seksual fetish kain jarik yang dilakukan oleh Gilang Bungkus. 

    Babe Cabita membungkus dirinya dengan kain hingga sebatas dada. Kain itu dibebat dengan lakban yang melingkar hingga leher. Begitu pula tangan, mulut ditutup dengan lakban hitam itu. "Gimana Lang, Dek Yoga udah bener belom?" cuit Babe Cabita di Twitter pada Kamis, 30 Juli 2020. 

    Unggahan inilah yang membuat Awkarin meradang. Selebgram bernama asli Karin Novilda ini langsung menyemprot komika yang menjuarai Stand Up Comedy Indonesia Season 3 itu. "Maaf bercandanya nggak lucu yang kali ini. Kasihan para korban yang sedang trauma. Hmm," cuitnya pada hari yang sama. 

    Babe Cabita memparodikan fetish kain jarik. Foto: Twitter

    Tak sedikit yang sependapat dengan Awkarin. "Bener kok, gak pantas kayak gini dijadiin guyonan publik. Mikir gak perasaan para korban? Malu , bukan hanya malu dari orang sekitar yang tahu jadi korban, bahkan mungkin dia bisa malu sama dirinya sendiri. Itu bikin depresi dan gak percaya diri. Stop yang kayak-kayak gini," cuit @elytagevy. 

    "Jokes gua yang  nggak nyampe apa gimana ya? Ini menurut gua nggak ada lucu-lucunya sama sekali. Ya bayangin aja lu yang jadi korban, trus dibuat jokes begini, gimana perasaannya," cuit @ookers. 

    Tapi ada juga yang mendukung tujuan Babe Cabita memparodikan  aksi itu dengan tujuan mengkampanyekan aksi itu tidak benar. "Ini sindiran serius di mataku. Tapi kok dianggap guyonan," cuit @finnano.   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.