Perempuan Single Masih Dipandang Sebelah Mata, Ini Kata Agnez Mo

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agnes Monica yeng memiliki prestasi internasional sebagai musisi, mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia di dunia internasional dinilai Lukman Hakim sebagai  sosok yang gigih, pekerja keras, dan pantang menyerah. Instagram/@agnezmo

    Agnes Monica yeng memiliki prestasi internasional sebagai musisi, mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia di dunia internasional dinilai Lukman Hakim sebagai sosok yang gigih, pekerja keras, dan pantang menyerah. Instagram/@agnezmo

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Agnez Mo membagikan pandangan dan motivasinya terkait perempuan yang belum menikah. Ia memandang banyak orang saat ini terlalu fokus pada pernikahan dan rumah tangga alih-alih kebahagiaan perempuan itu sendiri.

    "Nilai seorang perempuan adalah nilai dari perempuan itu sendiri. Nilai perempuan itu tidak tergantung pada siapa yang dia nikahi," katanya dalam video di kanal Eventori.id yang diunggah pada Senin, 1 Maret 2021.

    Perempuan 34 tahun ini lebih memilih orang-orang fokus dengan prestasinya dibanding terus-menerus ditanya perihal pernikahan. "Saya berdiri di sini, kamu dapat melihat saya, kamu tahu siapa saya, kamu tahu apa yang telah saya capai, bagaimana kalau kita fokus pada itu dan membicarakannya atau bagaimana kalau kita fokus pada kamu daripada kamu ikut campur urusan saya," katanya.

    Melihat kondisi di sekitarnya, ia merasa perempuan dipandang sebelah mata jika tidak memiliki pasangan. Menurutnya ini terjadi akibat tekanan norma lingkungan sekitar di mana setiap orang harus menikah dan mempunyai anak. Tidak lupa Agnez Mo menyinggung soal pernikahan yang dilandaskan oleh keterpaksaan supaya dilihat orang lain sempurna dan berakhir pada perceraian.

    Baca: Usia 8 Tahun Agnez Mo Suka Hilang Saat Kebaktian, Ternyata Ini yang Dilakukannya

    "Berapa kali kita mendengar suami dan istri memiliki masalah, pernikahan tidak sehat, tentu saja ini akan menjadi racun karena kau masuk ke pernikahan ini karena tekanan, bukan karena kalian sangat mencintai satu sama lain dan kemudian mereka memutuskan untuk memiliki anak karena mereka berpikir bahwa anak-anak itu akan menjadi solusi bagi pernikahan," katanya.

    Agnez Mo merasa pasangan itu adalah orang yang bisa melengkapi kehidupan kita bukan untuk memperbaiki hidup bahkan paksaan dari lingkungan. "Saya merasa jika kamu ingin membawa seseorang ke dalam hidup kamu seharusnya bukan untuk memperbaiki hidup kamu. Seharusnya bukan karena masyarakat ingin kamu melakukan itu. Seharusnya bukan karena keluarga kamu menekan kamu. Kamu harus puas dengan hidup kamu dan dengan diri kamu sendiri terlebih dahulu karena seseorang itu harus menjadi pelengkap yang baik untuk hidup kamu," katanya.

    Nilai seorang perempuan bisa terlihat dari berbagai aspek, mulai dari kepintaran, fisik, pekerjaan hingga talenta yang dimiliki. Agnez Mo mengajak para perempuan untuk percaya pada dirinya sendiri tanpa takut dipandang rendah oleh orang lain. "Kita tahu bahwa kita berharga karena kita berharga, itu bukan karena siapa yang kita kencani atau siapa yang kita nikahi," katanya.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.