Netflix Siapkan Serial Emily in Paris Musim Kedua

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Lily Collins berperan sebagai Emily Cooper dalam serial Netflix Emily in Paris. Instagram.com/@emilyinparis

    Aktris Lily Collins berperan sebagai Emily Cooper dalam serial Netflix Emily in Paris. Instagram.com/@emilyinparis

    TEMPO.CO, JakartaNetflix telah memperbarui serial komedi-romantis yang sangat populer "Emily in Paris" untuk musim kedua.

    Berita tentang musim teranyar ini muncul kurang dari dua bulan setelah acara tersebut diluncurkan dan menimbulkan kegemparan di media sosial.

    Dikutip dari Variety, Kamis, Netflix melalui acara ini mampu menembus daftar Nielsen dari 10 acara streaming paling banyak ditonton selama seminggu setelah penayangan perdananya.

    “Emily in Paris” mengikuti Emily (Lily Collins), seorang eksekutif pemasaran berusia 20-an tahun yang ambisius dari Chicago, yang secara tidak terduga mendapatkan pekerjaan di Paris ketika perusahaannya mengakuisisi perusahaan pemasaran mewah Prancis.

    Dia ditugaskan untuk memperbaiki strategi media sosial mereka, dan memulai hidup baru di Paris yang dipenuhi dengan petualangan dan tantangan, saat dia berusaha memenangkan hati rekan kerja, berteman, dan menjalin hubungan romantis baru. Serial ini diambil seluruhnya di Paris dan di seluruh Prancis.

    Serial ini diproduksi oleh MTV Studios, Darren Star Productions, dan Jax Media. Selain Star, Tony Hernandez dan Lilly Burns dari Jax Media, dan Andrew Fleming juga menjadi produser eksekutif. Collins pun berperan sebagai produser di acara itu.

    Berita pembaruan musim kedua ini diumumkan melalui surat fiksi dari karakter bos Emily di Paris yang sombong, Paris Sylvie Grateau (Leroy-Beaulieu Filipina) kepada bos Amerika-nya Madeline Wheeler (Kate Walsh), yang menginformasikan bahwa Emily akan tinggal di Paris "untuk waktu yang lama."


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.