Nathania Purnama Sedih Petani Dibayar Murah, Disebut Mirip Veronica Tan

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nathania Purnama ikut memanen sayuran dan bunga. IG: @nata.zhong.

    Nathania Purnama ikut memanen sayuran dan bunga. IG: @nata.zhong.

    TEMPO.CO, Jakarta - Nathania Purnama, putri Veronica Tan ikut merasakan kesedihan yang dirasakan petani. Ia melihat sendiri bagaimana petani-petani itu tidak mendapatkan hasil yang seimbang dengan kerja keras mereka. 

    Satu-satunya anak perempuan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ini membagikan kisah sedihnya di akun Instagramnya, Kamis malam, 10 September 2020. Ia membagi kisah yang didapatnya saat berkunjung ke kebun teman-temannya di Puncak, pekan lalu. 

    "Minggu lalu saya diundang teman-temanku di @kisahtani untuk lihat kebun mereka di Puncak. Kiranya sebagai tamu, eh gak tahunya disuruh panen. Akhirnya jadi buruh," tulisnya.

    Perempuan yang terjun di kegiatan sosial mengikuti ibunya ini membagi lima foto aktivitasnya berkebun dan memanen hasil kebun teman-temannya. Ia langsung merasakan kepedihan yang dirasakan petani.

    Nathania Purnama, putri Ahok dan Veronica Tan tengah berada di Teluk Naga, Tangerang untuk mensosialisasi pembuatan toilet di wilayah itu. Foto: IG The Spring

    "Sungguh gila betapa sedikit petani Indonesia yang dibayar. Saya membayar Rp 20.000 untuk 1 kg bunga liar (yang bahkan tidak ingin mereka tanam), dan mereka menjual hasil panen sebenarnya dengan harga sekitar Rp 1.500 per 1 kg. Rp 1.500 !!! (Gambar kedua adalah kita memetik bunga liar. Gambar terakhir adalah bunga liar)," tulisnya.

    Pendiri Anak Indonesia Bersatu bersama ibundanya itu untuk kegiatan sukarelawan dan sosial itu meminta netizen agar mahami masalah yang dihadapi petani-petani Indonesia. "Juga pentingnya dipahami ekonomi para petani itu," tulisnya menambahkan. 

    Unggahan Nathania ini menarik perhatian netizen. Mereka menilai semua aktivitas perempuan yang juga mendirikan The Spring.org, lembaga nonpemerintah yang mengusahakan kamar mandi kakus layak untuk masyarakat marjinal itu menuruni sifat ibunya, Veronica Tan.

    "Nata hatinya sangat mirip dengan Mommy," tulis @bernadisneni.  "Pertanian dan peternakan Indonesia seperti itu. Yang susah payam tanam dan ternak tidak dapat hasil yang setimpal dengan usaha," tulis @ribkacapah  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Traveling Virtual di Masa Pandemi Covid-19

    Dorongan untuk tetap berjalan-jalan dan bertamasya selama pandemi Covid-19 masih tinggi.