Gading Marten - Acha Septriasa Bintangi Web Series Curhat Online

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konferensi pers virtual Curhat Online Web Series Kuy Entertainment pada Kamis, 14 Mei 2020. Foto: Marvela | TEMPO

    Konferensi pers virtual Curhat Online Web Series Kuy Entertainment pada Kamis, 14 Mei 2020. Foto: Marvela | TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Gading Marten, Acha Septriasa, Fachri Albar, dan Enzy Storia akan menghibur netizen di akhir Ramadan ini. Lewat Kuy! Entertainment, media digital yang diprakarsai oleh Raffi Ahmad, Fachri Albar, dan Gading Marten, para pelakon ini mempersembahkan original web series yang bertajuk Curhat Online. 

    Sebagai produser sekaligus bintang dalam Curhat Online ini, Gading mengatakan bahwa cerita yang ditampilkan berkaitan dan mencerminkan situasi masyarakat di tengah pandemi. "Ceritanya benar-benar berhubungan banget sampai 'Ih gw banget loh ini' jadi memang bikin semirip mungkin sama keadaan sekarang," kata Gading ketika virtual konferensi pers pada Kamis, 14 Mei 2020.

    Menurut ayah Gempi ini, Curhat Online ini bukan hanya menghibur tapi juga ada pesan-pesan moral. Curhat Online akan tayang sebanyak 10 episode dengan durasi 10-15 menit mulai tanggal Jumat, 15 Mei 2020 sampai Rabu, 20 Mei 2020. Setiap harinya akan ada dua episode yang diunggah ke YouTube.

    Web series ini dapat disaksikan di kanal YouTube Kuy Entertainment. Selain Gading, ada pula Acha Septriasa yang terlibat dalam proyek webseries ini. Acha yang tinggal di Australia merasa senang ketika ditawari untuk terlibat dalam web series ini. Karena Acha sendiri sudah mengaku bosan di rumah tanpa melakukan proses kreatif sehingga tanpa pikir panjang Acha langsung menerimanya.

    Gading Marten berfoto dengan aktor Hollywood, Vin Diesel.Instagram.com

    "Ini kesempatan yang jarang banget ketika kita menjalani proses syuting di tengah pandemi global ini. Ketika ada tawaran ini masuk aku ngerasa 'Wow belom pernah ada yang ngajak nih buat web series' penasaran juga sama prosesnya. Asiknya kita tetap saling berdialog satu sama lain secara live di dalam Zoom call. Idenya simple, praktis juga buat kita ngerekam," kata Acha.

    Curhat Online bercerita tentang Nadif (diperankan oleh Gading Marten), seorang Human Relation yang bekerja di sebuah start up berkembang di Jakarta. Secara mendadak dikarenakan pandemi Covid-19 semua pegawai diminta untuk melanjutkan pekerjaan dari rumah.

    Biasa bekerja dalam lingkungan kerja yang serba cepat, sekarang semua orang jadi melamban. Karena hal tersebut, beberapa pegawai mulai kehilangan pegangan. Memasuki bulan Ramadan dengan beberapa karyawan berpuasa dan berusaha tenang, situasi pekerjaan malah terasa makin sulit.

    Maka pihak korporat dan human relation mengadakan sesi terapi online, yang dipimpin oleh Nadif. Saat terapi itu, penonton bisa melihat semua orang curhat tentang masalah yang mereka hadapi.

    Curhatan ini akan dikaitkan dengan ayat Al-Quran. Setiap episode akan mempunyai konflik yang berbeda dengan resolusinya. Serial ini mengambil set di depan layar komputer maupun smartphone dan akan menampilkan berbagai kelucuan dan kekocakan dari para pegawai yang berusaha untuk bekerja dengan tenang.

    Curhat Online disutradarai oleh Ryan Monoarfa dan ditulis oleh Stephany Josephine (Teppy). Web series ini juga direkam jarak jauh via video call menggunakan aplikasi Zoom, personal camera dan dilakukan oleh masing masing cast di rumahnya.

    Curhat Online dibintangi oleh Gading Marten berperan sebagai Nadif sang Human Relation, Acha Septriasa berperan sebagai Saski di posisi Employee Relations, Enzy Storia sebagai Mira yang menjadi Business Development Manager, Sultan Djorghi sebagai Rama yang berposisi Account Manager, Cantika sebagai Aldo/Aras si Data Scientist, Fachri Albar, dan Renata Kusmanto yang menjadi pasangan suami istri yang merupakan Operations
    Manager.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.