Iwa K Cairkan Kebekuan Hip Hop  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Iwa Kusuma alias Iwa K, Jakarta, Senin, 9 Juni 2008. [TEMPO/ Imam Sukamto0

    Penyanyi Iwa Kusuma alias Iwa K, Jakarta, Senin, 9 Juni 2008. [TEMPO/ Imam Sukamto0

    TEMPO Interaktif, Jakarta:Iwa Kusuma atau Iwa K. Artis lebih dikenal sebagai presenter, komentator bola basket di layar kaca ketimbang sebagai penyanyi. Sejatinya ia adalah pionir musik hip hop yang penggemarnya cukup banyak yang fanatik. Sayang, sudah enam tahun Iwa K absen dari musik rap dan penggemarnya merindukan kapan sang idola kembali merilis hitsnya.

    Langkah yang ditempuh lelaki kelahiran 25 Oktober 1970 itu memberikan nuansa dangdut pada album barunya. "Aku mencoba memperkaya hip hop dengan unsur dangdut," akunya serius.

    Kenapa dangdut? Iwa mengaku dalam musik dangdut ada unsur yang cocok untuk menghasilkan harmoni musik. Kedua musik ini memiliki karakter enak disimak dan untuk bergoyang. "Sebenarnya musik hip hop itu terbuka. Penciptanya pada 1970-an kerap memasukan unsur jazz, R and B, Rock, bahkan musik etnik," ujar suami Shelfi, pelantun lagu-lagu dangdut yang juga mantan finalis Konstes Dangdut Indonesia (KDI) II itu.

    Persentuhan Iwa K dengan dangdut bukanlah kebetulan. Jauh sebelum dikenal sebagai seorang rapper, penyanyi yang ngetop melalui hits-nya yang berjudul: Bebas itu, kerap mendengar lantunan lagu-lagu jenis ini. Ia pu mengaku menikmatinya. Kesukaannya terhadap musik dangdut semakin kuat saat ia berpacaran dengan Shelfi. "Saat pacaran itulah, aku bersama Shelfi pingin 'mengawinkan' antara dangdut dan hip hop. Eh..baru bisa kesampaian sekarang," kata Iwa sembari tertawa.

    Iwa pun mengaku tak takut ditinggalkan para penggemarnya lantaran membawa unsur dangdut. Sebab, seorang penggemar hip hop sejati, pasti paham karakter musik ini yang terbuka dan bisa dipadukan dengan jenis musik apapun. "Apalagi kesamaan yang paling dekat antara hip hop dan dangdut itu gaya bertutur di lagu dangdut itu kayak gaya hip hop. Jadi pas banget kan?," tandasnya.

    Dan dalam memadukan keduanya itu, Iwa menyebut tak punya konsep baku, misalnya berapa persen porsi dangdut dan berapa hip hopnya. Semuanya, kata rapper yang memulai debutnya lewat album 'Kuingin Kembali' yang dirilis 1993 itu, mengalir bagai air. "Kalau kebanyakan konsep malah gak jalan. Kayak lawak itu lho, kalau banyak konsep malah gak lucu. Yang penting improvisasi dan tema, kalau temanya dangdut ya porsi dangdut yang banyak dan sebaliknya," paparnya.

    Yang pasti, dengan peluncura album yang rencanannya dirilis Oktober mendatang itu, bagi Iwa merupakan sebuah langkah terobosan memecah kebekuan yang selama ini terjadi di genre musik ini. "Selama ini ada pendapat, dan itu benar, bahwa musik hip hop itu stagnan. Dan yang membuat stagnan itu para pelakunya sendiri," tutur Iwa serius. Sebagai seorang yang sangat mencintai musik jenis ini, Iwa merasa tergugah setelah mendengar kala penggemarnya mengaku sedih lantaran hip hop mengalami stagnan.

    Kini album, yang akan menjadi album kesembilan dan berisi sembilan lagu itu telah memasuki proses mastering. Iwa pun mengaku sangat bahagia, dengan perjalanan proses penggarapan album yang bernaung dibawah bendera recording Aquarius. Sebab, album ini juga menjadi hadiah si jabang bayi yang kini tengah dikandung sang istri, Shelfi. Apalagi, dalam album eksperimental ini, Iwa juga berkolaborasi dengan Shelfi.

    Arif Arianto


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.