Wabah Corona, Eko Supriyanto Bikin Program Masterclass di Youtube

Penari asal Solo, Eko Supriyanto menyuguhkan karyanya berjudul Sensing di acara Srawung Seni Candi di kaki gunung Lawu, Karanganyar, (31/12) untuk menyambut perayaan pergantian malam tahun baru. Tempo/AHMAD RAFIQ

TEMPO.CO, Jakarta -Pandemi corona membuat sebagian besar masyarakat harus tinggal di rumah masing-masing. Namun teknologi menjembatani masyarakat saling terhubung. Seniman tari dari Solo Eko Supriyanto dalam sepekan ini akan berbagi pengalaman penciptaan trilogi koreografinya.

Difasilitasi Direktorat Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Eko memberikan materinya melalui saluran Youtube dengan akun @budayasaya, program Masterclass Bersama Eko Supriyanto dengan tagar #bahagiadirumah.

Di teras pendopo berpintu kayu, Eko memulainya dengan menjelaskan apa itu tari, khususnya kontemporer dari beberapa dari beberapa koreografer seperti Djarot B Darsono dan Hartati. Menurut Eko ,koreografi dan kontemporer itu hubungannya sangat dekat. “Hasil perspektif, imajinasi, perspektif dari tari koreografi,” ujar Eko saat memberikan penjelasannya pada saat masterclass pertama, Senin 30 Maret 2020.

Menurut Eko, penari tak boleh fanatik hal ini menjadi kendala untuk mengeksplorasi karya , untuk menciptakan karya. Dia melakukan banyak hal, mendekonstruksi sebuah karya, revisiting, requestining, reinterpretating. Sebagai penari, kata dia, tradisi adalah sumber imajinasi, bisa dikunjungi lagi. Tradisi juga bisa dipertanyakan lagi mengapa karya ini begini, bagaimana menginterpretasi lagi sebuah tradisi. Dalam Festival Taliwang Eko Supriyanto menampilkan empat tarian: tari barapan kebo, kolong, benteng berinas, dan kareng. Dok. Kemenparekraf

Cry Jailolo terinspirasi dari tarian di Halmahera Barat, dari tari Soya-Soya yang semula untuk tujuan festival. Merekrut anak-anak muda. Dari sana itu dia menemukan perspektif baru dalam manajemen pertunjukan tari atau koreografi.

Pada masterclass kedua, Rabu, 1 April 2020 Eko menyampaikan gagasan di balik koreografi berjudul Bala-bala. Sebuah karya yang terinspirasi pada seni tari Baronggeng. Bersama salah satu penari Bala-bala, memperagakan gerak dasar dari tari Baronggeng, tari tradisi dari Halmahera Utara. Sebuah tarian rakyat yang geraknya seperti tari Poco-poco. Dari tari tradisi ini, Eko kemudian mengubah banyak hal dengan memperlambat tempo gerakan, memperlebar volume, menambah gerakan, melebarkan langkah atau fokus.

Eko Supriyanto akan memberikan masterclass ketiga dalam eksplorasi koreografi Salt pada Sabtu, 4 April 2020. Koreografer yang sukses melanglang buana ini juga akan tampil membawakan koreografi solonya ini.

DIAN YULIASTUTI






Kasus Covid-19 di Cina Mulai Turun

5 hari lalu

Kasus Covid-19 di Cina Mulai Turun

Otoritas di Cina mengklaim infeksi virus corona sudah lewati puncaknya. Namun ahli memperingatkan terhadap kemungkinan lonjakan kasus Covid-19.


Memahami Istilah Korea tentang Konten Mukbang, Apakah Itu?

6 hari lalu

Memahami Istilah Korea tentang Konten Mukbang, Apakah Itu?

Konten mukbang makanan menjadi populer di media sosial. Begini pengertiannya.


China Laporkan 13.000 Tewas Akibat Covid dalam Sepekan Terakhir

8 hari lalu

China Laporkan 13.000 Tewas Akibat Covid dalam Sepekan Terakhir

Jumlah korban tewas akibat Covid-19 di China disebut tak mencerminkan angka sebenarnya.


Bos Grup Wagner Kecam Anak Buah Putin karena Gagal Bungkam Youtube

12 hari lalu

Bos Grup Wagner Kecam Anak Buah Putin karena Gagal Bungkam Youtube

Pemimpin tentara bayaran Rusia, Grup Wagner, jengkel terhadap Kremlin karena gagal memblokir platform berbagi video YouTube milik Amerika Serikat.


Cara Menghitung Pajak YouTuber seperti Ria Ricis dan Atta Halilintar, Wajib Diketahui Pemula

13 hari lalu

Cara Menghitung Pajak YouTuber seperti Ria Ricis dan Atta Halilintar, Wajib Diketahui Pemula

Cara menghitung pajak YouTuber beserta dasar hukumnya menurut undang-undang, termasuk PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak).


China Akhirnya Jujur Soal Data Covid-19 ke WHO, Jumlah Kematian Tembus 60 Ribu

15 hari lalu

China Akhirnya Jujur Soal Data Covid-19 ke WHO, Jumlah Kematian Tembus 60 Ribu

China buka-bukaan soal data Covid-19 ke WHO. Sejak kebijakan nol-Covid dicabut pada Desember lalu, kasus Corona di China melonjak tajam.


Viral Kata Vrindavan di India, Begini Penjelasannya

16 hari lalu

Viral Kata Vrindavan di India, Begini Penjelasannya

Banyak istilah soal Vrindavan di India, di antaranya sebuah kota tempat Khrisna berada.


Kematian Akibat Covid-19 di Cina Nyaris 60 Ribu Orang

16 hari lalu

Kematian Akibat Covid-19 di Cina Nyaris 60 Ribu Orang

Cina mempublikasi laporan berdasarkan catatan rumah sakit bahwa kematian akibat Covid-19 hampir mendekati angka 60 ribu orang


Ingin Nge-Vlog Saat Liburan? Ini Tips Vlog Travel dengan Alat Sederhana

18 hari lalu

Ingin Nge-Vlog Saat Liburan? Ini Tips Vlog Travel dengan Alat Sederhana

Liburan akan kurang lengkap jika tidak mengabadikannya, salah satunya dengan membuat vlog. Simak tipsnya menggunakan alat sederhana.


Bentley Cetak Rekor Penjualan Tertinggi di 2022, Tembus 15.174 Unit

21 hari lalu

Bentley Cetak Rekor Penjualan Tertinggi di 2022, Tembus 15.174 Unit

SUV Bentley Bentayga menjadi model terlaris dengan kontribusi 42 persen dari total penjualan sepanjang 2022.