Sentil Netizen, Inul Daratista: Kita Sama, Beda Kelas Ekonominya

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inul Daratista berbelanja untuk bingkisan lebaran (Instagram)

    Inul Daratista berbelanja untuk bingkisan lebaran (Instagram)

    TEMPO.CO, JakartaPenyanyi dangdut Inul Daratista menjadi salah satu artis yang kerap mendapat sorotan netizen tentang kehidupannya. Inul sendiri juga rajin meladeni segala komentar netizen, baik yang bernada positif maupun negatif.

    Kali ini ada seorang netizen yang berkomentar dan membandingkan kehidupan Inul dengan para pengusaha kecil dan pedagang keliling. Berawal dari unggahan Inul di akun Instagram pada 27 Maret 2020, ia membagikan curahan isi hatinya.

    “Jangan kau pikir aku senang bahagia, kau dan aku sama saja, yang membedakan kelas ekonomi kita. Itupun gak ada beda dalam kondisi seperti saat ini. Sebab aku merasa bukan orang kaya, virus ini membuat hidup kita kacau. Hanya satu yang membedakan kau dan aku. Kau sangat natural dan aku mampu pura-pura ceria,” tulis Inul.

    Sebagai publik figur, Inul merasa dirinya perlu berpura-pura terlihat sempurna, meski terkadang ia ingin menangis dan marah. “Aku hanya ingin menghiburmu, membuat mu tertawa, meski aku sesungguhnya ingin menangis,” ungkap ibu satu anak ini.

    Inul Daratista dikritik lantaran menempatkan sepatunya di atas sofa tanpa melepasnya. Instagram

    Meskipun semuanya merasa khawatir di tengah pandemi virus corona ini, Inul tetap memberi semangat kepada pengikutnya. “Jangan menyerah. Aku yakin kita kuat. Sekuat kita saat bangun dari keterpurukan hidup. Nikmat hidup bukan dari kita kaya. Nikmat hidup krn kita mampu bersyukur. Salam dari jeunk minul,” tulisnya.

    Salah satu netizen berkomentar dalam unggahan Inul tersebut, “Kasihan para pedagang keliling, pedagang di sekolah, pedagang di pasar, ojek online dan pengusaha kecil, karena pencarian untuk keluarga mati total mba,” tulis pemilik akun @milanoz_18. Komentar tersebut langsung dibalas oleh Inul, ia menjelaskan jika bukan hanya pedagang kecil saja yang merasakan dampak wabah corona, melainkan dirinya juga.

    “Memangnya mereka saja? Apalagi saya? Bayangkan masih harus memikirkan periuk orang banyak. Kamu mikir periuk sendiri, lah saya berapa ribu? Gimana puyengnya? Berbulan-bulan pula. Enak darimana? Apa karena saya tinggal di perumahan mewah? Tau gak, kalau tidur pun, sebagai orang kaya saya masih gelagapan kalau malam mikirin bulan depan dan selanjutnya? Sama saja,” balas istri Adam Suseno ini.

     

    ALFI SALIMA PUTERI

     

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.