Juara Indonesian Idol, Lyodra Paling Ingat Kritikan Maia Estianty

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lyodra Ginting tampil pada babak Grand Final Indonesian Idol di Studio RCTI+, Kebon Jeruk, Jakarta, Senin 25 Desember 2019. Menjadi finalis, Lyodra menjadi finalis termuda sepanjang sejarah Indonesian Idol. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pras.

    Lyodra Ginting tampil pada babak Grand Final Indonesian Idol di Studio RCTI+, Kebon Jeruk, Jakarta, Senin 25 Desember 2019. Menjadi finalis, Lyodra menjadi finalis termuda sepanjang sejarah Indonesian Idol. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pras.

    TEMPO.CO, Jakarta -Lyodra mengucapkan terima kasih kepada para dewan juri yang telah memberikan banyak masukan selama ia mengikuti Indonesian Idol X. Salah satu pesan juri yang paling ia diingat, menurut Lyodra, datang dari Maia Estianty yang pernah menyampaikan kritik soal cara bernyanyinya.

    "Terima kasih pada juri. Bunda Maia selalu ingatkan aku. Bunda selalu bilang kamu belum punya rasa, baru ngandelin teknik doang. Jadi aku memahami hal apa yang harus aku kurangi dan hal apa yang harus aku tambah," kata Lyodra dalam jumpa pers usai Result & Reunion Show Indonesian Idol X di Jakarta, Selasa dini hari.

    Selain itu, Lyodra juga tak lupa mengucapkan rasa syukurnya karena dapat menjuarai Indonesian Idol X, setelah mengungguli Tiara Anugrah dalam babak Grand Final.Lyodra Ginting tampil pada babak Grand Final Indonesian Idol di Studio RCTI+, Kebon Jeruk, Jakarta, Senin 24 Februari 2020. Lyodra Ginting berhasil keluar sebagai juara utama Indonesian Idol season ke-10. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    Lyodra mengatakan kiprahnya selama berkompetisi di Indonesian Idol merupakan sebuah perjalanan yang tak mudah dan penuh dengan tantangan.

    "Terima kasih banyak buat semua yang udah dukung ini bukan perjalanan yang pendek bukan perjalanan yang mudah juga seneng banget rasanya bersyukur banget puji Tuhan," kata Lyodra.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.