Australia Connect Satukan Seni dan Sejarah Indonesia - Australia

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran Australian Connect bertajuk  Two Nations: a Friendship is Born yang dikurasi oleh Australian National Maritime Museum pada Rabu 13 November 2019 di Museum Nasional, Jakarta. Tempo/Mitra Tarigan

    Pameran Australian Connect bertajuk Two Nations: a Friendship is Born yang dikurasi oleh Australian National Maritime Museum pada Rabu 13 November 2019 di Museum Nasional, Jakarta. Tempo/Mitra Tarigan

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan meluncurkan kampanye bertajuk Australian Connect di Museum Nasional Jakarta pada 13 November 2019. Australian Connect adalah serangkaian program acara yang memamerkan sektor kreatif Australia yang berkembang pesat melalui musik, film, makanan dan seni.

    Australian Connect diharapkan bisa memperdalam ikatan budaya antara Australia dan Indonesia dalam menyoroti sejarah dan budaya penduduk asli Australia yang beragam. "Kami harap dalam kampanye ini, akan ada lebih banyak masyarakat Indonesia yang dapat terhubung dengan budaya dan talenta kreatif Australia," kata Quinlan dalam peluncuran pameran bertajuk Two Nations: a Friendship is Born di Museum Nasional, Jakarta 13 November 2019.

    Dalam kampanye Australian Connect itu, Kedutaan Australia akan mendatangkan penyanyi dan penulis lagu asal Australia, Dan Sultan, untuk menampilkan kebolehannya. Akan disiapkan pula festival sinema Australia-Indonesia yang menampilkan film-film terbaiknya. Untuk merasakan sensasi makanan khas Australia, akan ada pula festival kuliner bertajuk Taste of Australia.

    Ke depannya, Quinlan berharap ada lebih banyak lagi pertukaran pelajar antara kedua negara, serta lebih banyak masyarakat Indonesia yang magang atau melakukan pelatihan professional di Australia. Ia juga menginginkan kerjasama antara sekolah-sekolah kesenian Indonesia dan Australia, dan membawa kebudayaan kedua negara lebih dekat satu sama lain. “Itu sudah kami minta dan sudah tercantum dalam perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif kedua negara,” katanya.

    Pameran Australian Connect bertajuk Two Nations: a Friendship is Born yang dikurasi oleh Australian National Maritime Museum pada Rabu 13 November 2019 di Museum Nasional, Jakarta. Tempo/Mitra Tarigan

    Saat ini baru pameran sejarah Australia - Indonesia yang baru bisa Anda nikmati di Museum Nasional, Jakarta. Pameran yang dikurasi oleh Australian Nastional Maritime Museum ini menceritakan tentang dukungan Australia untuk kemerdekaan Indonesia. "27 Desember 2019 adalah peringatan ke-70 hubungan diplomatik antara Australia dan Indonesia. Dukungan kami untuk pembentukan Republik Indonesia datang sebelum pengakuan resmi atas kedaulatan Indonesia," kata Quinlan.

    Quinlan mengatakan tidak banyak masyarakat Indonesia dan Australia yang mengetahui sejarah perjalanan hubungan kedua negara. "Saya berharap melalui pameran ini kita dapat diingatkan akan permulaan yang penuh inspirasi tentang hubungan kita sebagai tetangga yang masa depannya sangat terikat satu sama lain," kata Quinlan.

    Pameran Two Nation: a Friendship is Born terbuka untuk umum di Museum Nasional Jakarta hingga 14 Desember 2019. Pameran ini juga akan diadakan di Surabaya, Makassar dan Denpasar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!