Pelantikan Presiden, Iis Dahlia: Belajar Demokrasi Sesuai Alurnya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi dangdut Iis Dahlia menjelaskan kepada wartawan terkait peluncuran album terbarunya berjudul The Best of Iis Dahlia dikawasan Kemang Jakarta, 19 Juli 2017. Dalam album tersebut terdapat 12 lagu yang diaransemen ulang diantaranya Tamu Tak Diundang, Seroja, Kecewa serta lagu barunya Cinta Apalah Apalah serta Jomblo Senior yang diciptakan Melly Goeslaw.  TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi dangdut Iis Dahlia menjelaskan kepada wartawan terkait peluncuran album terbarunya berjudul The Best of Iis Dahlia dikawasan Kemang Jakarta, 19 Juli 2017. Dalam album tersebut terdapat 12 lagu yang diaransemen ulang diantaranya Tamu Tak Diundang, Seroja, Kecewa serta lagu barunya Cinta Apalah Apalah serta Jomblo Senior yang diciptakan Melly Goeslaw. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden dan wakil presiden terpilih akan dilantik hari ini, Minggu 20 Oktober 2019 di Gedung MPR/DPR, Jakarta. Menjelang pelantikan presiden, penyanyi dangdut Iis Dahlia mengingatkan tentang belajar demokrasi sesuai alurnya.

    Saat tampil di acara Konser Musik untuk Republik di Bumi Perkemahan Cibubur, Sabtu, 19 Oktober 2019, Iis Dahlia berpesan agar masyarakat menerima hasil proses demokrasi yang acara puncaknya berlangsung hari ini. "Kita sudah punya presiden terpilih dan masyarakat Indonesia sudah belajar demokrasi bertahun-tahun," kata Iis Dahlia. "Kita belajar demokrasi sesuai dengan alurnya ya."

    Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Wanita 47 tahun itu berharap pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin berjalan lancar dan aman. Iis Dahlia beranggapan selama Presiden Joko Widodo memimpin pada 2014 - 2019, Jokowi dan keluarga begitu rendah hati. "Beliau mau turun ke masyarakat. Ibu dan anak-anaknya juga enggak mau diistimewakan. Memang presiden itu hanya jabatan," ucap Iis Dahlia.

    Sebagai musikus, Iis Dahlia berharap pemerintahan Jokowi pada periode kedua ini semakin memajukan industri kreatif nusantara. "Musikus itu punya hati yang tulus dan bersih. Kami enggak mau neko-neko. Semua dilihat dari bahasa seni yang berarti halus lembut dan bersahabat. Itu yang dimau dari rakyat Indonesia," kata Iis Dahlia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.