Garin Nugroho Bedakan Cara Amerika dan Eropa dalam Menilai Film

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garin Nugroho meraih penghargaan Sutradara Pilihan Tempo 2018 lewat film Kucumbu Tubuh Indahku. Selain sutradara pilihan, film Kucumbu Tubuh Indahku tersebut masuk dalam nominasi untuk tujuh kategori di antaranya: Film Pilihan, Skenario Pilihan, Aktor Pilihan, Aktris dan Aktor Pendamping Pilihan, dan Pemain Anak. Dok.TEMPO

    Garin Nugroho meraih penghargaan Sutradara Pilihan Tempo 2018 lewat film Kucumbu Tubuh Indahku. Selain sutradara pilihan, film Kucumbu Tubuh Indahku tersebut masuk dalam nominasi untuk tujuh kategori di antaranya: Film Pilihan, Skenario Pilihan, Aktor Pilihan, Aktris dan Aktor Pendamping Pilihan, dan Pemain Anak. Dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara Garin Nugroho tidak menaruh ekspektasi tinggi atas film Kucumbu Tubuh Indahku yang masuk seleksi Piala Oscar.

    Seperti diketahui, film Kucumbu Tubuh Indahku garapan Garin Nugroho masuk dalam seleksi Piala Oscar untuk kategori Best International Feature Film. Film tersebut akan bersaing dengan film dari 93 negara di Academy Awards atau Oscar 2020.

    Garin menjelaskan alasan di balik datarnya ekspektasi dia kendati filmnya masuk dalam seleksi Piala Oscar. Garin mengatakan setiap karya film termasuk penghargaan kepada insan perfilman memiliki karakter masing-masing.

    Poster film Kucumbu Tubuh Indahku. Twitter.com

    Garin Nugroho berpendapat film-film dia tidak cocok untuk bersaing di ajang seperti Piala Oscar. Musababnya, karakter filmnya berbeda dan tidak pas untuk berkompetisi di sana.

    "Film saya lebih cocok untuk festival Eropa," kata Garin Nugroho di Jakarta, Kamis 10 Oktober 2019. "Kalau nonton festival film Cannes atau Berlin, itu berbeda dengan Oscar."

    Garin Nugroho menganggap festival film Eropa lebih menghargai film dari sisi seni. Adapun penilaian di Piala Oscar lebih menitikberatkan pada karya yang bagus dan komunikatif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.