Joko Anwar Buka Lowongan Penulis Skenario, Kamu Orangnya?

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joko Anwar menceritakan proses pembuatan film Gundala sebagai salah satu film tersulit yang pernah ia garap. TEMPO/Aisha Shaidra

    Joko Anwar menceritakan proses pembuatan film Gundala sebagai salah satu film tersulit yang pernah ia garap. TEMPO/Aisha Shaidra

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara Joko Anwar mengajak siapa saja yang ingin menjadi penulis skenario untuk mengembangkan adaptasi layar lebar dari karakter komik lokal Indonesia. Joko Anwar yang juga Produser Kreatif Jagat Sinema Bumilangit tengah menggarap serial pahlawan super versi Indonesia setelah Gundala.

    Jagat Sinema Bumilangit mengadaptasi komik Sri Asih dan Virgo and the Sparklings. Joko Anwar menyatakan masih banyak judul yang akan difilmkan dan membutuhkan banyak sumber daya manusia untuk mewujudkannya.

    "Enggak perlu harus yang ahli. Kalau belum pernah menulis tapi punya potensi, nanti ada beasiswa untuk menjadi penulis skenario, bukan mustahil juga belajarnya di luar Indonesia," kata Joko Anwar di panggung Indonesia Comic Con, Jakarta Convention Center, Sabtu 12 Oktober 2019.

    Sutradara film Gundala, Joko Anwar. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Dalam pesta budaya populer tahunan tersebut, Jagat Bumilangit mengumumkan peluncuran komik terbaru Hasmi yang berjudul Bangkitnya Ki Wilawuk hingga peresmian klub penggemar Rakyat Bumilangit. Hasmi atau Harya Suraminata (Almarhum) adalah penulis karakter manusia super Gundala.

    Pada kesempatan itu, Joko Anwar menceritakan pengalamannya ketika diundang ke festival film internasional di Toronto. Film Gundala mendapat sambutan hangat saat ditayangkan di Toronto International Film Festival.

    Joko Anwar mengenang besarnya antusiasme penonton film Gundala di Toronto dan tentunya masyarakat Indonesia. "Enggak pernah ada yang menantang eksistensi sesuatu yang lebih besar, dan tantangan itu datang dari negara yang enggak disangka-sangka, Indonesia," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.