Lihat Bagaimana Agnez Mo dan BCL Tampak Tua Lewat FaceApp

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bunga Citra Lestari,  memposting foto wajahnya yang penuh dengan keriput saat mengikuti Age Challenge. Instagram/@bclsinclair

    Bunga Citra Lestari, memposting foto wajahnya yang penuh dengan keriput saat mengikuti Age Challenge. Instagram/@bclsinclair

    TEMPO.CO, Jakarta - Aplikasi perubah wajah bernama faceApp jadi tren di media sosial belakangan ini. FaceApp merupakan sebuah aplikasi di mana penggunanya dapat melihat seperti apa wajahnya di beberapa tahun yang akan datang. Sejumlah penyanyi baik dalam dan luar negeri ikut meramaikan tren ini.

    Bunga Citra Lestari
    Penyanyi akrab disapa BCL ini membagikan prediksi wajahnya 50 tahun yang akan datang. BCL juga tidak lupa mengingatkan agar kita selalu ingat untuk menjaga kesehatan kulit wajah. "Katanya muka aku 50 tahun lagi akan seperti ini, tapi daripada khawatir mendingan fokus merawat wajah dari sekarang," tulis BCL di akun instagramnya.

    Jonas Brothers
    Tiga kakak beradik ini juga turut meramaikan tren ini dengan mengunggah foto mereka bertiga di instagram official @jonasbrothers. "Ketika kamu pergi ke tahun 3000," tulis mereka dalam unggahan tersebut.

    Agnes Monica
    Penyanyi asal Indonesia yang telah memiliki karir internasional ini membagikan foto selfienya sebelum dan setelah diedit menggunakan face app di akun instagramnya. "Age challenge. Namun di sisi lain aplikasi ini mungkin tidak tahu bahwa orang asia tidak menua (terima kasih sudah diingatkan @stizzyho)," tulis Agnez Mo.

    Musisi Agnes Monica, ikut meramaikan memposting foto wajahnya yang penuh dengan keriput saat mengikuti Age Challenge. Aplikasi FaceApp juga bisa mengubah tampilan wajah pengguna seperti lawan jenis. Instagram/@agnezmo

    Drake
    "Caption terbaik akan memenangkan tiket ovo," tulis Drake dalam unggahannya di instagram. Rapper asal amerika ini menggunggah foto tampak sampingnya yang telah diedit menggunakan face app.

    AULIA ZITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.