Arifin Ilham Kritis, Yusuf Mansur Ajak Masyarakat Panjatkan Doa

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam akun instagramnya Arifin Ilham, terlihat kondisinya semakin membaik dan terlihat sudah bisa berlari-lari kecil setelah menjalani perawatan. Instagarm/@alvin_411

    Dalam akun instagramnya Arifin Ilham, terlihat kondisinya semakin membaik dan terlihat sudah bisa berlari-lari kecil setelah menjalani perawatan. Instagarm/@alvin_411

    TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi kesehatan ustaz Arifin Ilham dikabarkan sedang kritis. Saat ini dai kondang tersebut masih menjalani perawatan untuk penyakit kanker.

    Kondisi terbaru Arifin Ilham diketahui dari postingan putra sulung Ustaz Arifin, Muhammad Alvin Faiz di Instagramnya.

    "Assalamualaikum wr wb. Tepat hari ini Abi @kh_m_arifin_ilham sedang mengalami masa kritis," tulis Alvin Faiz di keterangan video yang memperlihatkan ayah dan ibunya saling berpelukan yang diunggah, Selasa, 21 Mei 2019.

    Menanggapi pemberitaan tersebut, Ustaz Yusuf Mansur pun mengajak jamaah untuk berdoa demi kesembuhan Ustaz Arifin Ilham lewat Instagramnya. Ustaz Yusuf membagikan video kompilasi Ustaz Arifin saat berdakwah.
    "Yuk. Kita bacakan al Faatihah untuk guru kita... KH. Muhammad Arifin Ilham. Dari akun @alvin_411, putra Kyai, bahwa Kyai Muhammad Arifin Ilham, sedang kritis. Yaaa Allah," tulis Ustaz Yusuf Mansyur di keterangan unggahannya.

    "Semoga doa-doa jamaah semua, bisa jadi keajaiban buat KH. Muhamamad Arifin Ilham. Panjang umur. Kesehatan sempurna. Atau husnul khatimah. Aaamiin," tulis Ustaz Yusuf Mansyur.

    Melihat postingan ini, Alvin Faiz pun ikut memberikan komentar. Alvin mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Ustaz Yusuf Mansyur. "Aamiin aamiin ustaz terimakasih doanya ustaz," balas Alvin Faiz.

    Baca juga: Putra Arifin Ilham Kabarkan Kondisi Ayahnya Sedang Kritis

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.