Film Bilal Jadi Animasi Pertama Tentang Sahabat Nabi Muhammad

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster Film Bilal. Dok. Falcon Pictures

    Poster Film Bilal. Dok. Falcon Pictures

    TEMPO.CO, Jakarta - Film Bilal menjadi film animasi pertama mengangkat kisah pahlawan kehidupan nyata dari masa awal Islam. Petualangan animasi 'Bilal: A New Breed of Hero' diilhami oleh kehidupan Bilal ibn Rabah (580-640 M), seorang pejuang dan sahabat Nabi Muhammad.

    Film ini akan tayang pada Rabu, 15 Mei 2019 di seluruh bioskop CGV dan Cinemaxx Indonesia. Film Bilal telah berkelana keliling layar di berbagai negara dan festival film sejak 2015.

    Baca: Trailer Film Animasi The Lion King Remake dapat Kritik Buruk

    Komedian Sogi Indra Dhuaja mendapatkan kesempatan menonton film ini, sebelum tayang secara resmi beberapa hari lagi. Menurut dia, film Bilal cocok menjadi tontonan keluarga di bulan Ramadan. "Orang tua harus tetap mendampingi anaknya, apalagi yang di bawah usia 13 tahun," ujar dia di CGV Grand Indonesia, Sabtu, 11 Mei 2019.

    Film Bilal: A New Breed of Hero mengisahkan kehidupan muazin atau orang yang mengumandangkan adzan untuk pertama kalinya. Bilal adalah penduduk asli Abyssinia, sekarang Etiopia. Saat masih kecil, ia diculik dan diperbudak oleh pedagang bernama Ummaya.

    Komedian Sogi Indra Dhuaja hadir di premier Film Bilal di CGV Grand Indonesia, Jakarta. Sabtu, 11 Mei 2019. TEMPO | Chitra Paramaesti.

    Bilal tumbuh sebagai budak yang selalu disiksa oleh Ummaya dan anaknya. Kehidupannya mulai berubah bertemu dengan saudagar Abu Bakar, yang memberikannya pencerahan tentang kesetaraan manusia dan ketuhanan.

    Abu Bakar akhirnya membeli kebebasan Bilal dari Ummaya. Mantan budak Afrika itu kemudian menjadi seorang pejuang melawan perbudakan, rasisme, dan paganisme.

    Baca juga: 5 Film Animasi Bertema Alien Lucu yang Wajib Ditonton

    Sutradara Ayman Jamal dan Khurram H. Alavi membuat film Bilal ini dengan biaya US$ 30 juta atau setara dengan Rp 429 miliar. Ini merupakan film animasi pertama yang dibuat di Dubai. Pada 2015, "Bilal" perdana ditayangkan di sana, diikuti oleh rilis di Timur Tengah dan Afrika Utara.

    Dari segi visualisasi, film ini masih layak untuk ditonton oleh anak-anak. Dalam penggambaran perang tidak ditunjukkan darah dan kekerasan berlebihan, seperti film perang pada umumnya. Meski begitu, anak-anak tetap harus didampingi oleh orang tuanya untuk memahami konteks dari film yang mengisahkan sahabat nabi Muhammad ini. Alur cerita yang maju mundur bisa jadi membuat anak bingung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.